SALATIGA, HarianBernas.com — Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Prof. Dr (HC) Pdt. John A. Titaley, Th.D dengan disaksikan senat UKSW mengukuhkan gelar doktor kehormatan (doktor honoris causa) kepada Chairman GarudaFood Group Sudhamek AWS yang juga merupakan anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) periode 2014 ? 2019.
Pemberian gelar dilakukan dalam sidang terbuka senat UKSW di kampus Salatiga, Sabtu (23/1). Hadir dalam acara ini sejumlah menteri, di antaranya Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Mohamad Nasir, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI Franky Sibarani, Menteri Perindustrian RI Saleh Husin, serta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI M. Hanif Dhakiri.
Pengukuhan ditandai dengan ditandatanganinya ijazah dan penyerahan langsung kepada Sudhamek AWS oleh Rektor UKSW didampingi promotor yang sekaligus Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Prof. Christantius Dwiatmadja, SE.,ME.,Ph.D.
Rektor UKSW John A. Titaley, mengatakan bahwa Sudhamek AWS berhasil menerapkan Spirituality-Based Company (SBC) atau ?Perusahaan Berbasis Spiritualitas? sebagai budaya perusahaan di GarudaFood Group.
?Keberhasilannya ini memiliki kontribusi yang sangat berarti bagi bidang ilmu pengetahuan, khususnya studi manajemen serta dunia usaha di Indonesia karena dapat menjadi role model dalam memadukan kekuatan kompetensi manusia dengan keteguhan iman, perpaduan antara labora dan ora, antara karya di dunia yang dilakukan dalam kepasrahan dan iman kepada Yang Maha Kuasa,? kata John A. Titaley.
GarudaFood Group telah melakukan eksperimen selama 12 tahun terakhir ini untuk menjadi sebuah Perusahaan Berbasis Spiritualitas (SBC: Spirituality-Based Company). SBC adalah sebuah perusahaan yang mengintegrasikan kerja dengan latihan spiritual, sehingga disebut ?kerja adalah ibadah?; sebuah perusahaan yang memaknai eksistensinya bukan sekadar mencari keuntungan melainkan juga menekankan pada pentingnya penerapan nilai-nilai spiritualitas sebagai landasan dari semua aktivitas bisnisnya.
?Ini bukanlah sebuah utopia, hanya saja memang memerlukan upaya yang sistematik, terstruktur, terukur dan sangat sungguh-sungguh dari semua pihak, utamanya top management perusahaan. Proses menjadi SBC dilakukan secara mandatory dengan cara mengintegrasikan semua inisiatifnya dengan human resource management system, utamanya performance management system, sehingga keterlibatan dan dukungan dari karyawan dapat lebih dipastikan,? tutur Sudhamek AWS yang juga merupakan alumnus FE dan FH UKSW ini.
Sukses Sudhamek AWS terlihat dari kinerja perusahaan yang dipimpinya ini. Dengan kepemimpinan Sudhamek, GarudaFood Group yang berasal dari bisnis keluarga dengan produk kacang tanah, kemudian berkembang dan memproduksi beraneka macam makanan ringan (peanuts, biscuit, confectionaries, snack) dan minuman (functional drink, tea-based, milk drink, juice & fruit flavoured drink) dengan merek-merek yang telah meraih berbagai prestasi.
Produk GarudaFood meraih pengakuan dan penghargaan dari konsumen maupun pasar (seperti Gery, Chocolatos, Mountea, Kacang Garuda, Leo, Okky Jelly Drink, SuperO2 dan Clevo). Untuk line of business minumannya, GarudaFood Group bergandeng dengan Suntory Beverage & Food Limited Japan mendirikan PT Suntory Garuda Beverage pada 2011 silam.
?Sekarang kami memiliki lebih dari 16.000 karyawan. Manajemen telah bertransformasi menjadi perusahaan modern, dengan line produk kita merambah di Asia Tenggara, bahkan hingga Australia, Amerika Serikat, Eropa dan Timur Tengah. Divisi Food & Beverage GarudaFood Group memiliki pabrik yang tersebar di 15 (lima belas) lokasi antara lain: Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Jawa Timur, Banten, Sulawesi, Banjarmasin dan Pekanbaru,? kata Sudhamek.
Selain itu, perusahaan ini juga memiliki satu divisi F&B di India yang merupakan joint venture dengan Polyflex Ltd India. Divisi distribusi di bawah bendera PT SNS (Sinar Niaga Sejahtera) kini memiliki total 160 depo sebagai titik distribusi di seluruh Indonesia. SNS kini telah masuk sebagai lima besar perusahaan consumer goods distributor terbesar di Indonesia.(*/aro)
