HarianBernas.com – Saya orang yang suka menggunakan perumpamaan dalam banyak hal. Kali ini saya akan coba share tentang bagaimana membangun bisnis sampai dengan berusia diatas 15 tahun.
Dalam perjalanan membangun bisnis bukanlah sesuatu yang mudah, banyak tantangan baik ekternal maupun internal yang akan kita hadapi. Perubahan secara periodik maupun secara spontan sering kita hadapi.
Ketika memulai bisnis, saya membaca sebuah buku yang mengatakan bahwa menurut survey, 80 persen bisnis mati di tahun pertama. Hanya 20 persen yang bertahan. Jika pada tahun ini dibuka 100 unit bisnis pada bidang yang sama, hanya 20 saja yg bertahan. Setelah 5 tahun, hanya akan tersisa 2 dari 20 tadi. Lalu dari fakta diatas, saya coba mencari hal-hal apa yang membedakan dari dua kondisi yang sangat berbeda diatas.
Saya berusaha mencari sesuatu yang sederhana. Apa yang bisa saya terapkan kepada tim bisnis, agar kami bisa bertahan dari berbagai perubahan. Memperhatikan tim layaknya seorang Ibu memperhatikan anaknya. Sudah tidak diragukan lagi, kasih sayang seorang Ibu tak akan pernah habis kepada anak-anaknya.
Bahkan sampai dengan sang Ibu meninggalkan dunia ini. Saya hanya berpikir sederhana, kalau bisa melakukan hal yang sama kepada tim saya (menyayangi mereka layaknya seorang anak) mari kita ingat, rasakan dan pikirkan. Bagaimana seorang Ibu menyayangi anak-anaknya, saya yakin 100 persen kita semua merasakan kasih sayang seorang Ibu.
Pada lima tahun pertama akan banyak kesalahan yang dilakukan oleh sang anak. Saat inilah sang Ibu extra hati- hati menjaga sang anak siang malam. Setelah usia enam tahun ibu mulai percaya, kemudian akan mengantarkan mereka ke sekolah dan membiarkan sang anak berkumpul dengan teman-teman baru mereka. (bersambung)
Oleh: Nyoman Putra Artawa,S.E.
Associate Trainer Hebat Konsultama
