HarianBernas.com – Bosan dengan ruangan yang bergaya itu-itu saja, kini saatnya mendekorasi ulang ruanganmu. Cobalah untuk mendekorasi ruanganmu sesuai dengan kepribadianmu karena dekorasi ruangan begitu individual dan unik.
Namun, sebelum mendekorasi, kamu pastikan tahu jenis-jenis desain interior unik yang mungkin cocok dengan kepribadianmu. Dilansir dari Rumah.com, simak jenis-jenis desain interior berikut ini.
1. Bohemian (Boho Chic) Style
Bohemian Style atau boho chic merupakan desain interior yang mencerminkan individualitas. Desain ini merupakan wujud dari kebebasan, tampilan modern, dan koleksi yang warna-warni. Ruangan bergaya boho-chic sangat pas untuk mendefinisikan gaya personal dan estetikamu.
2. Coastal Style
Gaya Coastal atau nautical identik dengan nuansa liburan di pantai yang menenangkan. Cahaya matahari, ombak, dan pasir menjadi sumber inspirasi dekorasi satu ini. Ruangan bergaya nautical akan membuatmu betah berlama-lama karena sentuhan warna biru dan furnitur yang nyaman.
3. Kontemporer Style
Gaya kontemporer pada dasarnya merupakan perpaduan konsep desain masa kini dan masa depan. Desain ini memberi nuansa hangat dan dingin dalam waktu yang bersamaan.
Dengan tampilan yang bersih, hampir jarang ditemui pernak-pernik di ruangan bergaya ini. Elemen dasar seperti warna netral, bersih, dan halus menjadi ciri khasnya.
4. Eklektik
Desain ini mewakili kebebasan berekspresi, tanpa aturan, dan banyak sentuhan mix and match. Gaya eklektik berbeda dengan tipe dekorasi rumah lainnya karena mengombinasikan beberapa jenis gaya menjadi satu. Ruangan pun terasa nyaman untuk ditempati penghuninya. Bahkan penyanyi Raisa mengakui bahwa gaya ekletik menjadi inspirasinya untuk mendesain hunian.
5. Industrial Style
Industrial style merupakan campuran material yang masih mentah, dengan sedikit sentuhan nyentrik yang bergabung dengan nuansa primitif. Gaya ini juga termasuk salah satu desain rumah yang khas dan bisa diciptakan dengan beberapa material seperti palet baja beton, plat stainless steel, baja serta cermin, dan juga batu bata ekspos.
Kesan industrial juga bisa kamu munculkan dengan menambahkan perabotan, aksesoris, dan furnitur lain yang berwarna abu-abu. Jangan lupa mengatur pencahayaan agar ruangan tampak lebih menawan. Ruangan dengan desain ini akan terasa sejuk walaupun tanpa mengandalkan penyejuk udara karena ruangan ini identik dengan dinding unfinished dan langit-langit tinggi.
6. Minimalis
Minimalis adalah gaya yang menggabungkan estetika dan kesederrhanaan. Desain satu ini sering dikaitkan dengan konsep modern.
Ruangan dengan desain minimalis yang berisi beberapa perabot sederhana dapat menampilkan efek dekorasi yang maksimal. Sebagai salah satu gaya favorit, ternyata ada manfaat kesehatan yang didapat dari penerapan desain minimalis, lho!
7. Morrocan Style
Desain satu ini diadopsi dari negeri Maroko. Morrocan Style sangat kaya dengan sejarah, warna, dan tekstur. Pola ramai dan warna-warna cerah menjadi komponen arsitektur yang ditampilkan di ruangan. Morrocan Style juga identik dengan apresiasi global mengenai desain yang bagus.
8. Rustic
Gaya rustic sangat lekat dengan segala sesuatu yang alami, dan gaya hidup yang ?membumi.? Tidak heran jika isi perabot banyak terdiri dari bahan-bahan buatan tangan, daur ulang, dan repurposed. Kamu mungkin butuh imajinasi yang kuat dalam menciptakan gaya rustic yang pas dengan dirimu.
9. Scandinavian Style
Scandinavian style sering disebut juga sebagai Swedish Style. Konsep desain ini mewakili kehangatan dan keceriaan. Umumnya gaya ini memberi kesan kasual yang terlihat dari campuran perabot yang terlihat sederhana namun menawan.
10. Vintage
Desain yang satu ini mewakili konsep kuno. Ciri khas desain ini adalah pemakaian perabot yang sudah berusia puluhan tahun tapi tetap terlihat kokoh dan baik. Desain interior bergaya vintage biasanya diisi dengan koleksi antik dan peralatan klasik seperti cangkir dan guci kuno.
11. Shabby Chic
Akhir-akhir ini, interior bergaya shabby chic semakin populer dI indonesia. Gaya shabby chic merupakan gaya interior yang berasal dari Inggris. Jangan tertipu dengan namanya yang mengandung kata ?shabby? yang artinya lusuh. Interior bergaya ini justru cenderung anggun dan feminim. Rata-rata penggemarnya adalah wanita..
Gaya ini identik dengan aksesoris interior yang feminim. Selain itu, shabby chic juga identik dengan perabotan bergaya Pop-victorian yang berkesan antik. Warna yang banyak digunakan adalah putih, merah muda, beige, biru muda, dan mint. Akan tetapi ada juga yang menggunakan warna lembut lainnya.
