Bernas.id ? Berkembangnya sosial media, turut memengaruhi perkembangan proses pembelajaran. Kini, pembelajaran tidak hanya terbatas dalam pertemuan tatap muka. Pembelajaran online, yang dikenal dalam istilah e-learning, turut membantu mudahnya proses belajar mengajar. Guru bahkan siswa, lebih dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital semacam ini. Penerapan sistem e-learning ini, dirasa lebih mudah, efektif, sekaligus menyenangkan.
Setidaknya, tiga platform e-learning gratis ini paling nge-hits untuk siswa:
1. Quipper
Quipper atau yang terkenal dengan Quipper School, merupakan platform e-learning gratis yang terdiri atas dua bagian: link untuk guru dan learn untuk siswa. Sebagai guru, Quipper memberikan kemudahan mengelola kelas secara online dan mampu melihat perkembangan siswa. Mengirim tugas dan ujian, membuat konten edukasi, melihat dan mengunduh analisa, bahkan bisa bekerja sendiri atau bersama-sama.
Sedangkan bagi siswa, Quipper adalah tempat belajar. Platform yang dipenuhi dengan fitur belajar ini semakin menyenangkan dengan adanya tugas dan pembelajaran umum, fitur pesan, atau fitur games yang bahkan memberikan hadiah.
2. Edmodo
Edmodo yang dikembangkan sejak akhir 2008 lebih dulu populer sebagai program e-learning. Desain tampilan yang mirip dengan Facebook menjadikan Edmodo lebih mudah diterima para pengguna kelas virtual online. Dengan Edmodo, pengajar baik guru/dosen lebih mudah dalam menyelesaikan pengiriman nilai, tugas, ataupun kuis.
Fitur yang dimiliki Edmudo pun lebih bervariatif, misalkan polling yang mampu memudahkan guru mengetahui tanggapan siswa terhadap kasus tertentu. Gradebook atau catatan penilaian siswa. Quiz sebagai bahan evaluasi online. File and link, sebagai fungsi pengiriman file. Library, assigment, ataupun award badge.
3. Google Classroom
Google Classroom, merupakan serambi pembelajaran campuran yang diperuntukkan terhadap setiap ruang lingkup pendidikan dengan maksud menemukan jalan keluar atas kelulitan dalam membuat, membagikan dan menggolongkan setiap penugasan tanpa kertas.
Sebagai platform paling dicari, Google jelas lebih memudahkan penggunanya dalam pemanfaatan fasilitas yang sudah disediakan. Melalui Google Drive yang memang disinkronkan dengan Gmail, ruang kelas Google lebih mudah mengundang para siswa ke sebuah ruang kelas dengan beberapa cara, baik melalui basis data lembaga, melalui kode pribadi yang dapat ditambahkan di dalam antarmuka murid atau dengan didatangkan secara sendiri dari sistem pengelolaan keterangan sekolah (School Information Management System).
