Bernas.id – Repeat order atau bahasa awamnya adalah pelanggan yang bolak balik membeli produk kita. Pelaku bisnis mana yang tidak senang pelanggannya melakukan pembelian berulang, karena memang prilaku pelanggan seperti ini banyak sekali untungnya untuk kita pelaku bisnis.
Sebenarnya apa alasan pelanggan mau melakukan pembelian berulang? Setelah ditelaah ternyata tidak semata mata karena promo dan benefit yang diperoleh, namun ada hal lain yang lebih penting adalah pelanggan merasa nyaman dan percaya bertransaksi dengan bisnis kita. Pelayanan terbaik yang kita berikan membuat pelanggan merasa nyaman dan percaya, dan hal inilah yang tidak dimiliki oleh pesaing kita. Jadi sebagai pelaku bisnis seharusnya tidak perlu ragu untuk memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kesempatan yang melibatkan pelanggan.
Lalu, mengapa kita perlu memperbanyak Transaksi Repeated Order pada bisnis kita? Apa saja Keuntungannya ? Mari kita bahas satu persatu :
1. Repeat Order Memangkas Biaya Pemasaran 50%
Biaya mencari pelanggan baru atau menciptakan pembelian baru, membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya untuk mencari pelanggan baru memiliki besaran biaya yang berbeda beda, baik bidang industri jasa atau non jasa. Biaya pemasaran adalah biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan pelanggan, misalnya melalui tim promosi, iklan, special price, biaya negosiasi, biaya transaksi, transport dan sebagainya. Meski biaya yang dikeluarkan cukup besar hal tersebut tidak menjamin terjadinya pembelian, karena calon pelanggan belum meengetahui benefit produk kita dan belum percaya dengan pelayanan yang bisa kita berikan.
Nah bagi pelaku bisnis memiliki pelanggan yang melakukan repeat order berarti sudah menghemat 50% bahkan lebih biaya yang harus dikeluarkan. Transaksi pembelian yang terjadi tidak membutuhkan lagi biaya iklan atau promosi seperti sebelumnya. Pastikan pelanggan menerima sesuai haknya, jika produk yang dibeli berupa barang pastikan terkirim tepat waktu dan tidak ada yang cacat atau dalam kualitas yang baik. ada baiknya juga kita berikan bonus khusus bagi para pelanggan ini agar semakin happy bertransaksi dengan bisnis kita.
2. Menghemat Biaya Operasional
Sama halnya dengan biaya pemasaran yang dipangkas hingga 50% demikian pulan dengan biaya operasional meliputi biaya negosiasi awal, biaya transaksi atau transport appointment awal yang sudah pasti kita keluarkan. Pelanggan yang melakukan pembelian berulang ini menghemat biaya operasional tersebut, sehingga dengan penghematan tersebut budget-nya bisa alokasikan untuk maintainance dan memberikan pelayanan dan bonus lebih ke pelanggan kita.
Yang harus kita lakukan adalah membuat pelanggan tersebut menjadi nyaman sejak pertama kalinya membeli produk kita. Karena pengalaman dan kesan dari pelanggan yang pertama kalinya biasanya yang menentukan apakah pelanggan mau bertransaksi untuk membeli lagi atau tidak akan kembali lagi. Ketika mereka nyaman untuk belanja dengan bisnis kita maka bisa dipastikan mereka akan kembali lagi, begitu pula sebaliknya. Jika diawal saja kesannya sudah tidak baik, maka jangan harap selanjutnya bisa menjadi pelanggan yang loyal.
3. Menciptakan Pelanggan Loyal
Pelanggan yang melakukan pembelian kembali merupakan tolak ukur dari penerapan customer experience, dimana pelanggan merasakan pengalaman yang baik dari pelayanan yang kita berikan. Pengalaman pelanggan tersebut yang mempengaruhi keputusan pelanggan bertransaksi lagi dan lagi dengan bisnis kita. Semakin sering pelanggan menerima pelayan terbaik kita, maka semakin memupuk rasa percaya terhadap bisnis yang kita kelola. Hal ini tercermin dari pembelian berulang yang dilakukan dari waktu ke waktu.
Loyalitas pelanggan merupakan salah satu tujuan utama yang diupayakan dalam pasar modern sekarang ini. Hal ini karena dengan loyalitas diharapkan para pelaku bisnis akan mendapatkan keuntungan jangka panjang atas hubungan saling menguntungkan yang terjalin antara pelanggan dan pelaku bisnis itu sendiri dalam kurun waktu tertentu.
Customer loyalty atau loyalitas pelanggan menurut Amin Widjaja Tunggal adalah kelekatan pelanggan pada suatu merek, toko, pabrikan, pemberi jasa, atau entitas lain berdasarkan sikap yang menguntungkan dan tanggapan yang baik, seperti pembelian ulang. Nah berdasarkan definisi tersebut, dapat kita simpulkan bahwa ada unsur perilaku dan sikap dalam loyalitas pelanggan, seperti proses pembelian berulang ini.
