Bernas.id – Tahun 2017 sebentar lagi akan berakhir dan 2018 akan segera hadir. Hal buruk apa saja nih yang ingin kamu ubah? Tentunya setiap dari kita pasti memiliki resolusi di tahun 2018 nanti, harus berubah jadi lebih baik. Agar hidup kita mengalami kemajuan dan tidak hanya diam di tempat yang itu-itu saja tanpa adanya perubahan sama sekali. Nggak bosan apa?
Mngkin banyak dari kita yang sudah mencanangkan resolusi baru untuk menghadapi tahun baru ini. Belajar dari pelajaran yang telah lalu, banyak orang yang ingin menghemat agar menjadi kaya, agar cepat bertemu jodoh dan menikah, agar cepat bisa beli rumah baru, agar bisa jalan-jalan keluar negeri dan berbagai macam keinginan lain sehingga ingin hemat.
Namun nyatanya, dari beberapa orang yang berhemat hanya sebagian saja yang berhasil menjadi kaya, selebihnya malah hidup biasa-biasa saja. Nah loh, mengapa hal itu bisa terjadi? Bukankah berhemat itu penting? Ternyata berhemat itu tidak sepenuhnya penting.
Tujuan kita berhemat itu apa? Untuk menjadi kaya bukan? Tapi nyatanya, orang yang berhemat tidak banyak yang kaya, justru hidupnya malah biasa-biasa saja. Sekarang coba kita perhatikan orang kaya, apakah mereka terlihat berhemat? Tidak! Ketika melihat suatu barang yang bagus, yang unik, yang lucu, mereka akan segera mengambil barang tersebut tanpa memikirkan soal harga dan berhemat.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Sekarang cobalah buka mata kita bahwa hemat bukan cara yang tepat untuk menjadi kaya, karena nyatanya saja orang kaya tidak pernah berpikir untuk berhemat. Bila kita ingin mendapatkan sesuatu maka kita harus bisa berpikir bahwa kita telah mendapatkan hal tersebut.
Bila ingin menjadi orang yang kaya, kita harus berpikir out of the box. Mengubah cara pikir kita menjadi sesuatu hal yang tak biasa. Seperti berpikir bahwa hemat tidak akan berpengaruh pada kekayaan yang kita inginkan. Karena bila kita ingin kaya yang seharusnya kita lakukan adalah bukan berhemat, tapi memperbanyak pemasukan.
Jangan berhemat dengan mengurangi pengeluaran, tapi perbanyaklah pemasukan kita agar kita bebas membeli apa pun yang kita inginkan. Karena kaya yang sesungghnya adalah ketika kita bebas membeli apa pun yang kita inginkan.
Orang biasa cenderung berpikir bahwa kita harus berhemat untuk menjadi kaya. Namun orang kaya justru akan lebih memilih untuk bekerja keras daripada harus berhemat. Karena hemat tidak bisa membuat mereka bebas membeli apa yang mereka inginkan.
Hemat dan kerja keras adalah 2 tindakan yang berbeda. Hemat adalah mengurangi pengeluaran. Sedangkan bekerja keras adalah memperbanyak pemasukan. Orang yang berhemat tentu tidak pernah tahu kapan ia akan kaya. Bisa cepat atau pun lambat. Tapi orang yang rutin dan ulet dalam bekerja keras ia pasti akan lebih cepat kaya daripada orang yang hemat.
Jadi bekerja keraslah dan perbesarlah pemasukkan agar kita tidak perlu menyiksa diri lagi dengan berhemat.
