Bernas.id – Setiap orang pasti bisa menulis. Semenjak duduk di sekolah dasar, pahlawan tanpa tanda jasa telah mengajarkan kita membaca dan menulis. Apalagi pemerintah sudah menerapkan program 12 tahun wajib belajar, jadi sepertinya di kehidupan modern seperti sekarang, sudah hampir tidak ada lagi orang yang buta aksara.
Meskipun begitu, masih banyak orang yang menyia-nyiakan kemampuan menulisnya. Setiap orang bisa menulis, setiap orang bisa jadi penulis. Kita tinggal menguatkan tekad dan niat, dibumbui kerja keras dan kekonsistenan, pasti menulis akan membuahkan hasil yang menyenangkan.
Baca juga: Cara Menulis Kutipan Langsung dan Kutipan Tidak Langsung Lengkap
Anak muda zaman now, adalah generasi milenial yang hidup di tengah kecanggihan teknologi. Karenanya, masih banyak pemuda di luar sana yang terlena dengan nikmatnya dunia. Padahal, jika mereka mau bangkit dan berjuang, menghasilkan karya dan produktif di usia muda bukanlah angan-angan lagi.
Nah, baik kalian yang muda ataupun tua, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Supaya tetap produktif menulis, yuk simak tips-tips menulis di bawah ini!
1. Jangan biarkan idemu menguap
Ide bisa datang di mana saja dan kapan saja tanpa mengenal waktu. Nah, jangan sampai ide-ide yang berharga itu terlewat. Untuk mengatasinya, bawalah sebuah notes kecil dan pulpen ke mana pun kita pergi, lalu ketika ide datang, tuliskan semuanya di sana. Meski kita belum sempat mengembangkannya, setidaknya ide dan gagasan sudah ada di tangan kita.
Baca juga: Interpretasi : Pengertian , Tujuan, dan Macam-macamnya
2. Inspirasi ada di mana-mana. Jangan lewatkan mereka
Inspirasi adalah ide-ide kreatif yang muncul setelah adanya rangsang dari luar. Tutuplah laptop kita dan mari jalan-jalan keluar rumah! Perhatikan seluruh hal yang ada di luar. Inspirasi bisa datang dari hal yang tak terduga, lho. Karenanya, jangan lewatkan mereka.
Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap
3. Jika stuck, lakukan hal-hal yang menyenangkan
Tak ada penulis yang tidak pernah mengalami stuck. Ketika ide tersendat, apa yang seharusnya kita lakukan? Sederhana saja, tinggalkan tulisan kita dan mari lakukan hal-hal yang menyenangkan. Dengarkan musik favorit, masak makanan kesukaan, tonton film yang masih menumpuk di laptop, dan lainnya. Kita stuck karena otak kita terlalu ‘penuh’ dan dipaksa untuk mengeluarkan ide. Padahal, ide justru datang ketika kita merasa rileks.
Baca juga: Mengenal Teks Berita, Ciri-ciri, Jenis, dan Contoh Penulisannya
4. Luangkanlah waktu untuk menulis
Biasanya, mereka yang ingin jadi penulis selalu berasan bahwa tidak ada waktu untuk menulis. Seharusnya kita menjadikan menulis sebagai kegiatan yang harus dilakukan. Paksa diri kita untuk mau menulis. Jangan menunggu datangnya waktu luang untuk menulis, namun luangkan waktu untuk menulis. Tentukan jadwal menulis setiap hari, misal setelah bangun tidur atau sebelum tidur.
Baca juga: Tinjauan Pustaka: Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contohnya
5. Editing itu perlu
Setelah kita menuliskan artikel kita, ada baiknya kita melaukan editing. Ngapain harus disunting? Bukannya jika kita mengirimkan naskah, sudah ada editor yang mengoreksi tulisan kita? Yah, kalau kita berpikir seperti itu selamanya kita tak akan maju. Bacalah lagi artikel kita, mungkin ada kata-kata sumbang yang secara tidak sengaja kita tulis. Benahi tanda baca, penggunaan imbuhan, dan lain-lain.
Baca juga: Pentingnya Prosa Ciri Khas Dan Jenisnya pada Tulisan
6. Lakukan riset untuk menunjang fakta di artikelmu
Selalu lakukan riset ketika akan menulis artikel. Apalagi jika artikel itu bersifat berita atau hal-hal yang sensitif. Riset bisa dilakukan di mana saja, bisa kita membaca buku yang sesuai, bertanya atau membuat survei pada orang-orang di sekitar, atau yang paling sederhana, mencari informasi di internet.
Baca juga: Mengenal Pengertian dan Ciri-ciri Komik sebagai Karya Sastra
7. Permanis dengan gambar yang sesuai
Setelah artikel kita sudah selesai disunting dan siap ditayangkan, selalu tampilkan gambar yang sesuai untuk artikel kita. Selain judul, gambar yang menarik akan mengundang orang untuk membaca artikel yang kita tulis.
Baca juga: Penggunaan Kata Sambung Di dan Kata Depan Di yang Benar
8. Tentukan judul yang menggugah minat pembaca
Judul adalah hal yang cukup penting. Untuk artikel, gunakanlah judul yang menarik hati dan membuat penasaran. Berbeda dengan judul novel, judul artikel boleh panjang. Gunakan kata seruan seperti Wow, Terungkap!, atau Luar biasa! untuk membuat orang penasaran sehingga membaca tulisan kita.
Baca juga: Kaidah Penulisan Huruf Miring dan Tujuan Penggunaannya
9. Teruslah belajar
Sebagai pribadi yang terus bertumbuh, alangkah baiknya kita terus belajar dan menggali ilmu. Berterimakasihlah pada mereka yang mengkritik naskah-naskah kita. Jangan pernah berkecil hati atau tersinggung jika mendapat kritikan. Selain itu, perbanyaklah membaca untuk menambah wawasan kita.
Tak ada yang instan di dunia ini. Semua butuh proses. Untuk menjadi mahir pun, harus dibutuhkan latihan ratusan kali. Semangat menulis, jadilah muda yang produktif dan berkarya!
Baca juga: 51 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku 2021
