Bernas.id – Hai, kamu penulis pemula? Sebagai penulis pemula kamu sebaiknya berada di lingkungan komunitas yang akan mewujudkan cita-cita kamu menjadi penulis profesional. Sebagai penulis pemula, tentu kamu mempunyai cita-cita suatu saat akan menerbitkan buku. Dan dalam perjalannya, kamu bisa berlatih dengan mengadakan proyek kolaborasi dengan sesama penulis pemula melalui proyek antologi.
Dalam pengertian kolaborasi dalam KBBI disebutkan bahwa ko·la·bo·ra·si n (perbuatan) kerja sama (dengan musuh dan sebagainya); ber·ko·la·bo·ra·si v melakukan kolaborasi. Jika diambil benang merah, kolaborasi adalah bentuk kerjasama, interaksi, kompromi beberapa elemen yang terkait baik individu, lembaga dan atau pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaat.
Baca juga: 51 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku 2021
Syarat utama dalam kolaborasi adalah kesadaran untuk meyakini bahwa setiap orang dalam kolaborasi adalah bagian dari entitas yang bekerja bersama untuk satu tujuan organisasi. Di sini, setiap individu yang terlibat dalam kolaborasi harus memiliki motivasi diri yang kuat, dan mendorong diri masing-masing untuk terlibat dalam ritme kerja kolaboratif, serta selalu proaktif dalam konsensus pemecahan masalah.
Iklim dan ritme kolaboratif membutuhkan karakter kerja individu yang selalu siap berpartisipasi dalam kolaborasi, dan mengharapkan orang lain untuk berpartisipasi. Dan setiap individu harus cerdas bernegosiasi, saling berkontribusi dalam kerja sama, untuk menemukan titik tengah dari solusi yang diinginkan.
Pembuatan proyek antologi, di mana bertemunya beberapa penulis pemula untuk membukukan karya kamu. Bisa jadi di antara peserta antologi belum kenal satu dengan yang lain. Di sinilah tantangannya. Butuh rasa kepercayaan diri dengan orang-orang baru yang akan menjadi team antologi.
Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Teks Persuasif Sesuai Jenis dan Strukturnya?
Dalam proyek antologi, dibutuhkan teamwork yang baik antar sesama peserta penulis antologi. Pertama terkait deadline penulisan, maka dibutuhkan kesadaran dari masing-masing penulis untuk mengumpulkan hasil tulisannya tepat waktu. Dengan harapan dengan pengumpulan tepat waktu, tidak akan menggangu jadwal proses editing dan penerbitan. Pun ketilka pasca penerbitan, dibutuhkan kerjasama yang baik juga untuk mensosialisasikan hasil karya ke khalayak. Karena ini karya bersama, maka menjadi kewajiban masing-masing untuk ikut menjadi team marketing buku antologi kamu.
Tanpa adanya teamwork yang baik, tidak akan tercipta ritme kerjasama yang baik. Maka dalam proyek antologi ini harus ada manajer antologi, yang tugasnya menjadi top leader proyek kolaborasi ini agar berjalan dengan lancar. Di tangan manajer antologi inilah kunci berhasilnya proyek antologi. Manajer antologi harus mengingatkan agara peserta mengumpulkan tulisan tepat waktu, kemudian memastikan tulisan yang dikumpulkan peserta sesuai dengan tema.
So, untuk penulis baru, sangat bermanfaat kamu mengikuti proyek antologi ini. Pertama, hal ini akan semakin mengasah kemampuan kamu dalam menulis, karena dalam proyek antologi kamu diharuskan menulis dengan tema tertentu dan dengan waktu yang terbatas. Ini yang akan melatih kamu membiasakan diri menulis dengan deadline. Kedua, dengan proyek antologi kamu dilatih untuk kerja sama dengan team, yang bisa jadi anggota team antologi belum saling kenal sebelumnya. Oke, jangan ragu-ragu bergabung ketika ada tawaran proyek antologi, karena di situlah sarana belajar untuk menjadi penulis profesional.
Baca juga: Teks Eksplanasi Adalah Kalimat Penjelasan, Benarkah? Ini Pengertian dan Ciri-cirinya!
