Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

    May 24, 2026

    Rujak Pare Sambal Kecombrang, Upaya Melawan Lupa Tragedi Mei 1998

    May 23, 2026

    Wisuda INSTIPER ke-86, 50 Penerima Beasiswa SDM PKS Berhasil Lulus

    May 23, 2026

    Prof Dr Stevanus Adrianto Passat Terpilih Sebagai Ketua Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur

    May 23, 2026

    Forum Pemberdayaan Perempuan Mandiri Ajak Semua Pihak Perangi Klitih

    May 23, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Lingkungan»Yuk Intip Cara Bertanam Pepaya Paling Populer Ini
    Lingkungan

    Yuk Intip Cara Bertanam Pepaya Paling Populer Ini

    KiswoyoBy KiswoyoDecember 17, 2017Updated:September 22, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bernasi.id – Dulu, tanaman pepaya sebagian besar dijumpai di pekarangan rumah. Sekarang bisa dijumpai di lahan sawah dan tegalan. Permintaan buah pepaya yang semakin meningkat menjadi alasannya. Di samping harganya yang  murah; juga mengandung vitamin, zat anti kanker, dan alkaloid.

    Pepaya yang banyak dijumpai adalah varietas California. Walaupun berukuran pendek, tetapi sudah berbuah. Ukurannya kecil berbentuk lonjong dan seragam. Varietas ini adalah hasil pemuliaan Pusat Kajian Buah-buahan Tropika Institut Pertanian Bogor (PKBT-IPB) dengan nama IPB-9 atau calina. Umur berbunga 4 bulan setelah bibit dipindahkan ke lahan dan dipanen pada umur 180 hari setelah berbunga.

    Pertumbuhan optimal California memerlukan intensitas cahaya matahari 100%, suhu 25-300C, ketinggian maksimal 300 m dpl, curah hujan 1500-2000 mm per tahun, tanah dengan drainase baik, dan pH 6-7.

    Untuk menanamnya, setelah lahan yang sudah bersih dari gulma dan sisa-sisa tanaman, dibuatlah bedengan. Ukurannya 1-1,5 m, jarak antar  bedeng 0,5-1 m, dan tingginya 30-40 cm.

    Lubang tanam dibuat 1-2 bulan sebelumnya dengan ukuran 60x60x40 cm dan jarak tanam 3×3,5 m. Lubang digali secara bergaris dalam bedengan. Selama beberapa hari lubang-lubang dibiarkan kosong lalu diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang 5 kg. Setelah tanah mengendap, lubang-lubang siap ditanami.

    Sebelum ditanami, lahan dialiri air terlebih dahulu. Bibit yang siap tanam adalah setelah berumur 1-1,5 bulan. Penanamannya sebaiknya sore hari dan tiap lubang diisi dengan 2-3 bibit.

    Penjarangan dilakukan untuk memilih tanaman berkelamin dua. Penyulaman dilakukan untuk mengganti bibit yang mati atau menyimpang sifatnya.

    Penyiangan dilakukan untuk menghilangkan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman. Diusahakan jangan sampai merusak akar. Pembumbunan dilakukan untuk menaikkan tanah ke sekitar tanaman. Tanaman di daerah dengan curah hujan tinggi dan tanahnya liat, di sekitar tanaman harus dibuat saluran air. Sedangkan pada musim kemarau tanaman harus disiram.

    Pemupukan bertujuan untuk menambah zat hara dalam tanah agar tanah tetap subur. Tanaman perlu dipupuk organik dan anorganik. Pupuk organik diantaranya berasal dari pupuk kandang yang sudah mengalami fermentasi.

    Pemupukan anorganik per tanaman pada umur 1 bulan dengan Urea 23 g, TSP 95 g, dan KCl 1450 g. Atau ZA 50 g, TSP 40 g, dan KCl 20 g. Umur 2 bulan dengan ZA 75 g, Urea 35 g, TSP 75 g, dan KCl 40 g. Umur 3-5 bulan dengan ZA 75 g, Urea 50 g, TSP 75 g, dan KCl 50 g. Umur 6 bulan dan seterusnya dengan ZA 100 g, Urea 60 g, TSP 75 g, dan KCl 75 g. Pemupukan dapat diulang setiap 3 bulan sekali dengan dosis 500 g NPK. Setiap 6 bulan sekali diberi pupuk organik 40 kg per tanaman.

    Cara pemupukan dengan membuat parit di sekeliling dan selebar tajuk tanaman. Setelah pupuk ditabur, parit ditutup kembali dengan tanah.

    Pemangkasan pucuk bertujuan agar tanaman cepat berbuah walaupun berukuran pendek. Pemangkasan dilakukan dua kali yaitu tinggi tanaman 40 cm dan 150 cm.

    Buah pepaya dapat dipanen saat umur 7-9 bulan dan seminggu sekali. Selama usia produktif dapat dihasilkan buah sekitar 50-80 kg per tanaman. Setelah berumur 28-30 bulan, sebaiknya tanaman dibongkar.

    Perkebunan pertanian Pertanian dan Perkebunan
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Kiswoyo

    Related Posts

    PERKHAPPI Tegaskan Pentingnya Tata Kelola Pertambangan

    May 21, 2026

    Pemprov DKI Terus Revitalisasi Resapan, Koalisi JATA Gelar FGD ‘Air Tanah di Tengah Ancaman El Nino’

    May 12, 2026

    Setengah Abad IAAI, 100 Pohon Bambu Ditanam di Sekitar Candi Morangan

    April 19, 2026

    Sepakat dengan BRIN , JNF sebut Pltsa Bantargebang Mendesak di Realisasikan untuk Masyarakat

    April 18, 2026

    Diduga Langgar Aturan, Pabrik Kardus di Permukiman Cengkareng Bikin Warga Resah

    April 14, 2026

    UMY Dorong Warga Sleman Ubah Sampah Daun Jadi Energi Bernilai Ekonomi

    April 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    EMGA memfasilitasi pembiayaan senilai USD 15 juta untuk Asia Alliance Bank dari OeEB

    May 23, 2026

    EMGA memfasilitasi pembiayaan senilai USD 15 juta untuk Asia Alliance Bank dari OeEB

    May 23, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Wisuda INSTIPER ke-86, 50 Penerima Beasiswa SDM PKS Berhasil Lulus

    May 23, 2026

    Forum Pemberdayaan Perempuan Mandiri Ajak Semua Pihak Perangi Klitih

    May 23, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.