Bernas.id ? Ada pepatah yang mengatakan ?Malu Bertanya Sesat Di Jalan? ini berlaku pada orang yang akan melakukan perjalanan. Memang benar adanya, jika Anda sungkan untuk bertanya maka akan kesulitan menemukan jalan. Tapi itu berlaku untuk zaman dulu. Sekarang kan sudah ada GPS! Memang akses GPS sudah ada pada setiap smartphone Anda. Namun bagaimana jika Anda melakukan perjalanan di desa yang pelosok jauh dari jangkauan internet? Tentunya pepatah ini masih berlaku bukan?
Kecanggihan sosmed berkolaborasi dengan swafoto menjadikan suatu hal yang baru mudah untuk populer dan diikuti oleh banyak orang. Salah satunya wisata alam, baru-baru ini hampir di seluruh penjuru dunia wisata alam merupakan salah satu objek wisata favorit masyarakat. Menonjolkan view pemandangan bak di surga dan udara nan segar membuat tren baru. Akibatnya banyak desa wisata yang bermunculan dan menyedot minat masyarakat.
Namun, bukan tentang wisata alam yang akan dibahas di sini, melainkan kearifan lokal masyarakat desanya. Salah satu kearifan lokal masyarakat desa yang patut diacungi jempol adalah keramahannya. Jika Anda berencana berlibur atau berkunjung ke desa jangan takut akan tersesat. Masyarakat yang ramah dan bisa dikatakan memiliki rasa toleran tinggi ini akan menunjukkan arah yang anda maksud.
Masyarakat desa bersedia menjawab pertanyaan Anda, apalagi jika soal arah jalan. Bahkan jika Anda masih belum paham, bisa saja akan diantarkan ke tempat tujuan. Masyarakat desa memang masih memililiki rasa toleran yang tinggi meskipun pada orang yang belum dikenal. Keramahan masyarakat desa ini yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat kota yang akan berlibur ke daerah pedesaan.
Meskipun demikian, ada satu kendala yang akan dihadapi ketika bertanya yaitu bahasa. Jika memang masyarakatnya bisa berbahasa Indonesia maka Anda tidak akan merasa kesulitan. Namun jika masyarakatnya hanya bisa berbahasa lokal saja, tidak perlu khawatir. Cukup sebutkan saja nama tempat yang akan dituju atau nama orang yang akan ditemui. Jika tujuan Anda untuk berlibur dan berwisata, cukup memberitahu nama tempatnya. Jika perlu Anda catat nama kecamatan, desa, hingga dusunnya. Keakuratan informasi yang Anda tanyakan akan dijawab oleh mereka.
Jadi, bagaimana adakah rencana untuk berlibur ke desa?
