Bernas.id – Boneka biasanya sering diidentikkan dengan mainan wanita. Sedangkan laki-laki yang memainkannya akan dicap aneh dan kecewek-cewekan. Apakah ada aturan secara tertulis yang melarang anak laki-laki tidak boleh bermain boneka dan hanya anak perempuan yang boleh bermain boneka? Tentu saja tidak! Tapi mengapa stereotip sosial masyarakat yang berkambang seperti itu? Seperti ada larangan bahwa anak laki-laki akan seperti wanita bila bermain boneka.
Ternyata setelah dilakukan penelitiannya, anak-anak wanita memiliki kecenderungan alamiah untuk memilih boneka sebagai mainannya. Penelitian tersebut dilakukan kepada beberapa anak simpanse di hutan liar yang dianggap memiliki kesamaan cara bermain dengan manusia. Anak-anak simpanse laki-laki dan perempuan disatukan, kemudian diberikan masing-masing tongkat untuk digunakan sebagai mainan. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa anak simpanse yang perempuan akan memperlakukan tongkat seperti boneka, mereka cenderung mengikuti cara ibunya menggendong bayi simpanse. Sedangkan simpanse yang laki-laki, akan memperlakukan tongkat tersebut seperti alat memanah dan berburu.
Hasil dari penelitian itu dapat disimpulkan bahwa anak perempuan yang suka bermain boneka bukan karena stereotip sosial yang berkembang di masyarakat, melainkan karena adanya kecenderungan biologis yang menyebabkan antara laki-laki dan wanita memiliki perbedaan obyek terhadap mainannya.
“Ini merupakan bukti awal dari spesies binatang liar yang mengungkapkan perbedaan obyek mainan dari pria dan wanita,” ujar Richard Wrangham dari Harverd University.
Observasi yang dilakukan oleh peneliti di Kibale National, Uganda, menemukan bahwa para simpanse muda yang diberikan mainan manusia, maka akan memilih mainan berbeda berdasarkan jenis kelamin mereka. Simpanse perempuan akan lebih memilih mainan boneka sedangkan yang laki-laki akan cenderung memilih mainan seperti mobil-mobilan.
Itulah tindakan unik yang dilakukan oleh binatang liar. Jadi alasan mengapa wanita lebih suka bermain boneka daripada laki-laki, itu karena ada kecenderungan biologis yang ada pada diri masing-masing kita untuk menentukan mana mainan yang sesuai dengan kita baik sebagai laki-laki maupun perempuan.
