Bernas.id – Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini menimbulkan berbagai fenomena yang luar biasa. Mulai dari hari terpanas di Australia, Gurun Sahara Bersalju, hingga membekunya Air Terjun Niagara.
Air terjun yang terletak di Ontario, Kanada ini membeku pada suhu -67° celcius. Jika biasanya air jatuh dengan bebas dari ketinggian, sekarang musim dingin menghentikannya. Pemandangan menakjubkan itu menarik minat wisatawan untuk menyaksikan sendiri fenomena alam tersebut.
Setiap tahun, Air Terjun Niagara mendatangkan kurang lebih sebanyak 14 juta pengunjung dari berbagai negara. Tentu saja jumlah tersebut tak bisa dibilang sedikit. Sekarang dengan keadaan membeku pun, destinasi wisata itu tidak kehilangan peminatnya. Pemandangan menakjubkan bak istana es Elsa di film Frozen yang sempat booming beberapa waktu lalu diabadikan oleh fotografer, menciptakan foto yang luar biasa cantik.
Fenomena membekunya Niagara ini tidak terjadi setiap tahun. Pada 2014, fenomena serupa juga terjadi. Air diam tidak bergerak dan pepohonan yang diselimuti salju putih membuat Niagara tampak begitu lain.
Selain membekunya Niagara, musim dingin membawa dampak negatif juga untuk orang-orang di Amerika Serikat. Resiko terkena hipotermia menjadi tinggi dan para penyayang binatang menghimbau para pemilik hewan untuk tidak membiarkan peliharannya sendirian di rumah. Kecelakaan pun turut terjadi.
Nah, mari kita bersyukur walaupun di Indonesia saat ini cuaca tidak dapat diprediksi, namun kita tidak mengalami cuaca ekstrem seperti pada belahan dunia lainnya. Setelah membaca artikel ini, terbesitkah keinginan untuk mengunjungi Niagara?
