Bernas.id – Yogyakarta kota pelajar. Begitulah jargon yang dikenal sejak lama. Jumlah perguruan tinggi yang mencapai angka 137 dengan mutu dan akreditasi yang baik, menjadikan kota ini layak mendapat julukan demikian. Alhasil, hampir 25% jumlah penduduk kota Yogyakarta bisa dipastikan pelajar/mahasiswa. Jumlah yang memang didominasi para pendatang menjadikan kota ini tak pernah berhenti berderap. Pusat-pusat keramaian yang semakin banyak mampu menjelaskan bahwa Yogyakarta tak pernah berhenti bertumbuh. Terlebih dalam pertumbuhan ekonomi bisnis.
Badan Pusat Statistik Provinsi DIY melaporkan, sebesar 0,74% dari jumlah pertumbuhan ekonomi DIY selama 2017 adalah lapangan usaha industri pengolahan. Jumlah ini memberikan andil besar terhadap perkembangan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan ramahnya kota terhadap pelajar dan persaingan dalam usaha, memberikan peluang besar bagi para pelajar ini untuk menimba ilmu.
Kunjungan perusahaan menjadikan jalan alternatif untuk tidak hanya memberikan wisata edukasi namun sekaligus sebagai usaha dalam strategi penjualan. Ada beragam jenis usaha yang memberikan akses para pelajar dalam mengenal usaha maupun sistem bisnis perusahaan. Bahkan, beberapa perusahaan berlomba dalam menarik minat para wisatawan edukasi ini untuk berkunjung ke unit usaha mereka.
Yogyakarta, memang tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar saja namun juga kota budaya. Sebagai kota cerdas yang mampu memberikan edukasi secara menyeluruh, berikut beberapa alternatif wisata edukasi yang bisa di-eksplore lebih jauh di kota museum Yogyakarta;
1. Wisata Edukasi Budaya. Banyaknya museum serta tempat bersejarah lain, menjadi pilihan nomor wahid untuk menjelajahi Yogyakarta. Selain itu, kentalnya budaya masih dipengaruhi oleh keberadaan kerajaan kesultanan. Budaya jawa yang masih melekat baik tari maupun tradisi measih begitu terjaga hingga saat ini.
2. Wisata edukasi Kerajinan. Lestarinya alam Yogyakarta sekaligus kreativita masyarakatnya menjadukan banyak kerajinan tangan yang mampu bernilai jual tinggi. Handy Craft Yogyakarta bahkan sudah menduniakan Indonesia di kancah internasional. Baik kerajinan dari bahan alam seperti kayu, akar-akaran, atau bahkan dedaunan. Ada juga kerajinan perak yang tidak kalah cantiknya.
3. Wisata edukasi kuliner. Makanan menjadi hal penting dalam kebutuhan dasar manusia. Kuliner tradisional Yogyakarta yang beraneka ragam dan rupa, mampu menarik wisatawan dalam mengenal Indonesia lebih baik lagi. Terutama makanan khas Yogya yang banyak ditemui di Yogyakarta.
4. Wisata edukasi Perusahaan. Wisata ini bisa menjadi pilihan dalam mengunjungi Yogyakarta. Beberapa perusahaan besar membuka tangan untuk para pelajar. Salah satu contoh teredukasi adalah wisata kaos oblong. Oleh-oleh khas Yogya dengan sablonan yang identik dengan kota Yogyakarta menjadikan wisata ini asik dikunjungi.
Yogyakarta. Tidak hanya menjadi satu daerah istimewa dalam wilayah geografis Indonesia. Dari Yogyakarta pula, kota lain mampu mencontoh dalam upaya meng-eksplore wilayahnya.
