Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Polresta Jogja Gelar Rekonstruksi Daycare Little Aresha, Orang Tua Korban Caci Maki 13 Tersangka

    June 9, 2026

    Tok, RUU Polri Sah Jadi Undang Undang

    June 9, 2026

    RUU Polri Segera Diparipurnakan, GIAD Desak Tak Terburu-buru

    June 9, 2026

    Komisi B DPRD Kota Yogyakarta Dorong Pemkot Yogyakarta Siapkan Program KUR

    June 9, 2026

    PDAM Sleman Jamin Pasokan Air Selama Libur Panjang Sekolah

    June 8, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

      June 8, 2026

      Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Kota Inklusif

      June 7, 2026

      Belanja Negara di DIY Capai Rp6,2 Triliun hingga Akhir April 2026

      June 2, 2026

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Budaya»Bekakak Saparan, Doa untuk Kemakmuran dan Keselamatan
    Budaya

    Bekakak Saparan, Doa untuk Kemakmuran dan Keselamatan

    PenulisBy PenulisOctober 26, 2018No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bernas.id – Sekira pukul empat sore, Saparan Bekakak kembali digelar meriah di Ambarketawang Gamping Sleman Yogyakarta. Ribuan orang mulai memadati sisi-sisi ruang jalan untuk melihat parade arak-arakan Bekakak dan pengiringnya ogoh-ogoh raksasa.

    Bambang Cahyono, Ketua Panitia Saparan Bekakak menceritakan bahwa tradisi bekakak dimulai dari tahun 1755. “Waktu itu berdasarkan perintah Hamengku Buwono I, warga diperintah supaya membuat sesaji sepasang penganten yang terbuat dari tepung beras. Ini karena seringkali warga yang menambang batu Gamping sering terjadi kecelakaan kena runtuhan batu gamping,” ceritanya di lokasi prosesi bisa di Ambarketawang, Jumat 26 Oktober 2018.

    “Menurut warga ketika itu karena ada gangguan makhluk halus atau penunggu gunung Gamping,” imbuhnya.

    Selain penambang, Bambang juga menyebut Ki Wirosuto juga menjadi korban karena tinggal di goa Gunung Gamping. Goa runtuh dan keluarganya menjadi korban dan jasadnya tidak ditemukan. “Sering ada timbul bau harum yang sekarang ini menjadi nama sebuah desa, yaitu Ambarketawang atau bau harum di tempat tinggi,” tuturnya.

    “Karena masih banyak korban, sekarang masih tetap kita lestarikan bekakak ini. Kita berpedoman pada ritual waktu itu,  Jumat pada bulan purnama. 15 Safar. Jumat mendekati 15. Intinya pas bulan purnama. Tahun ini pas tanggal 14, 15 Safar,” imbuhnya.

    Ia pun menceritakan bahwa di tahun-tahun sebelumnya dan sekarang ini tidak ada perbedaan yang signifikan. “Masih ritual yang sama. Pakai tepung beras ketan dan beras jawa. 2 banding 3. Kita buat dua pasang. 35 kg tepung. Ketan 14 kg, gula jawa 21 kilo. Nanti disembelih di bekas gunung keliling yang masih ada bekas batunya gamping yang dikelola KSDA,” jelasnya.

    Bekakak ini, sebut Bambang seperti biasa ada sepasang genderuwo yang digambarkan sebagai penunggu gamping yang sering ganggu warga Gamping. “Kita mulai dari kemarin, dua pasang bekakak dan sesajinya. Malam kita bawa ke balai desa. Siang dikirab ke tempat penyembelihan. Rute kirab Jalan Wates ke timur, lalu keselatan,” ujarnya.

    “Maknanya itu pada dasarnya permohonan keselamatan bagi penambang. Bekakak itu fungsinya itu. Tapi, doanya masih sama keselamatan kesehatan kemakmuran dan lain-lain,” imbuhnya.

    Dalam sesaji itu, Bambang menjelaskan bahwa ada pisang sanggan, tumpeng besar, jajan pasar, dan tumpeng pancalana. Untuk minuman 5 macam, mulai dari air putih, teh, kopi, e, dan air bunga di gelas. Lalu, jagung bakar, merpati bakar, ingkung, ketela bakar, dan jadah bakar.

    “Sekarang yang sudah tidak dipakai yaitu jenewer. Kita tidak pakai lagi karena tergolong narkoba. Ayam puthuk kecil, kembar mayang, nasi liwet dan lauknya,” ucapnya.

    Untuk ogoh-ogoh kirab, hanya sebagai pendamping untuk penggembira. “Sepasang genderuwonya sebagai penunggu gunung Gamping. Nyi Poleng berwujud ular yang menjadi simbol patung keraton, bisa berwujud ular atau genderuwo. Untuk jumlah bregodo ada 10. Ada yang dari luar Ambarketawang,” pungkasnya. (jat)

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Penulis

    Related Posts

    Ribuan Orang Antusias Saksikan Kirab Budaya Tresna Pancasila

    June 7, 2026

    Polda DIY Selidiki Dugaan Kasus Pembubaran Kegiatan Ibadah di Bantul

    May 27, 2026

    Rujak Pare Sambal Kecombrang, Upaya Melawan Lupa Tragedi Mei 1998

    May 23, 2026

    Pameran Seni “Art is All Around” Kembali Digelar Ketiga Kalinya

    May 8, 2026

    Siswi SMA 2 Palu Wakili Indonesia di Ajang Miss Teen Culture International 2026 

    May 6, 2026

    Mengenang RM Jodjana, Tokoh Tari dari Jawa yang Mendunia, Walau Kini Tak Banyak Dikenal

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Yuno Menyampaikan Info terbaru Perusahaan Jelang Peluncuran, Memperluas Tim Pemimpin dengan Talenta dari Binance, dan Bersiap Mendorong Pertumbuhan Pasar Prediksi Global

    June 7, 2026

    Yuno Menyampaikan Info terbaru Perusahaan Jelang Peluncuran, Memperluas Tim Pemimpin dengan Talenta dari Binance, dan Bersiap Mendorong Pertumbuhan Pasar Prediksi Global

    June 7, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Polresta Jogja Gelar Rekonstruksi Daycare Little Aresha, Orang Tua Korban Caci Maki 13 Tersangka

    June 9, 2026

    Komisi B DPRD Kota Yogyakarta Dorong Pemkot Yogyakarta Siapkan Program KUR

    June 9, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.