JAKARTA, BERNAS.ID – Komisi Informasi Pusat (KIP) memiliki komitmen kuat terhadap keterbukaan informasi publik pada segala aspek kehidupan bernegara khususnya pada kesempatan Pemilu Tahun 2019.
Ketua KI Pusat, Gede Narayana mengatakan pemilu adalah momen yang sangat strategis untuk kemajuan bangsa Indonesia.
“KIP harus berperan aktif dalam penyelenggaraan Pemilu yang transparan dan akuntabel bagi bagi masyarakat,” ungkap Gede Narayana saat acara launching majalah buka KIP di Kantor KIP, Wisma BSG dikawasan Jalan Abdul Muis No 40 Jakarta Pusat.
Lebih lanjut Pimpinan Umum majalah buka KIP ini mengatakan terkait dengan tema pada pada majalah buka KIP yaitu 'Informasi Pemilu Untuk Persatuan Indonesia' bertepatan dengan proses demokrasi terbesar di Indonesia yakni Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu 4 (empat) tataran legislatif.
Gede Narayana berharap sajian-sajian dalam majalah buka ini bermanfaat bagi para pembaca dan menggaungkan keterbukaan informasi publik sampai kepada pelosok negeri.
Sementara itu, Komisioner KI Pusat dan juga sebagai Pemimpin Redaksi majalah buka KIP, Romanus Ndau Lendong mengungkapkan tema 'Informasi Pemilu Untuk Persatuan Indonesia' adalah satu momentum besar untuk menguji apakah demokrasi itu berjalan atau tidak.
“Sudah lebih dari 20 tahun kita berada di era Reformasi, konsensus dasarnya adalah demokratisasi. Kekuasaan politik mengalami transformasi hebat. Jika sebelumnya bertumpu pada elite kini berada dipangkuan rakyat,” katanya.
Roman menambahkan majalah buka KIP ini juga untuk merekam tentu dari sisi informasi, apakah Pemilu menjejakkan sesuatu yang baik untuk pembelajaran ke depan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. (van)
