Bernas.id – Ada banyak aplikasi pengolah kata yang bisa digunakan oleh para guru di masa pandemi ini. Aplikasi ini menjadi sangat penting karena seluruh perangkat pembelajaran sekarang harus disimpan secara digital, sehingga mudah diakses oleh wakasek kurikulum atau kepala sekolah. Google Docs menjadi salah satu pengolah kata yang diperhitungkan karena kemudahan akses melalui akun Google pribadi maupun Google Suite for Education.
Dalam sebuah webinar ?Harus Mengetahui Google Docs sebelum Menggunakan Google Classroom? yang diselenggarakan oleh Refo Indonesia, bekerjasama dengan Kemdikbud dan GEG Indonesia, ada 3 alasan mengapa harus beralih ke Google Docs.
Produktivitas
Dengan berlakunya pembatasan sosial berskala besar, guru perlu koordinasi dalam waktu cepat dengan guru lain, dalam platform digital. Untuk mengurangi penyebaran virus pun, banyak sekolah yang mengurangi pencetakan berkas-berkas sekolah maupun pembelajaran dalam jumlah cukup banyak. Jika guru sudah terbiasa memakai Google Docs dan berkas-berkas tersimpan di Google Drive, hal ini akan memudahkan kepala sekolah untuk mengecek dan memberi komentar langsung setelah berkas dibagikan. Sehingga, mengurangi jumlah kertas yang terpakai di sekolah, bahkan guru yang mendapat persetujuan bisa langsung mempraktikkan.
Cultural Change
Beralih ke Google Docs berarti mengubah budaya guru untuk dapat berkolaborasi secara riil time dan lebih fokus pada prioritas tugas dari sekolah maupun pekerjaan di rumah. Jika guru menginginkan murid berubah menjadi generasi masa depan dengan berbagai keterampilan yang harus dikuasai, maka guru pun harus berubah juga. Sering kita berbincang tentang pendidikan 4.0, namun jika guru masih enggan dan tidak tergerak untuk berubah, tentu hanya akan menjadi impian saja yang tidak akan pernah tercapai.
Desain Instruksi
Terintegrasinya Google Docs ke dalam sistem manajemen pembelajaran Google Classroom membuat guru bisa dengan mudah memberikan penugasan menyesuaikan dengan profil murid. Dalam Google Docs, murid bisa dengan mudah menyisipkan gambar, diagram, bahkan bisa mengetik menggunakan suara. Dalam pembelajaran jarak jauh ini, penting bagi guru untuk bisa merancang instruksi yang menarik bagi murid, sehingga murid tidak bosan dan mau tergerak untuk belajar.
Begitu juga dengan Universitas Mahakarya Asia yang memastikan pengajar-pengajar bisa menyampaikan materi yang aplikatif dan bisa mendesain instruksi perkuliahan yang menarik bagi mahasiswa.