NAPAN, BERNAS.ID – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) resmi membuka jalur perlintasan perdana antara Indonesia dan Timor Leste melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan dan Border Post Oesilo, pada 10 April 2025. Peresmian berlangsung di PLBN Napan, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.
Acara ditandai penandatanganan pernyataan bersama oleh Sekretaris BNPP, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, dan Ketua Autoridade Raeoa RDTL, DR Rogerio Tiago Fatima Lobato. Pembukaan jalur ini memperkuat konektivitas dan kerja sama kedua negara.
Baca Juga : Efisiensi Anggaran BNPP, Mendagri Prioritaskan 15 PLBN Tetap Operasional
Peresmian dihadiri pejabat lintas kementerian dan wakil pemerintah Timor Leste, sebagai bentuk komitmen mempererat hubungan bilateral.
Pembukaan jalur ini merupakan tindak lanjut arahan Mendagri sekaligus Kepala BNPP, Tito Karnavian, melalui surat Sekretaris BNPP tertanggal 19 Februari 2025. Proses diplomasi juga difasilitasi oleh Kemlu RI.
Sehari sebelum peresmian, digelar ritual adat pemotongan hewan oleh tetua adat Napan. Pada 10 April, acara dilanjutkan dengan Misa Syukur, tarian penyambutan, dan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara. Prosesi utama ditandai pembacaan pernyataan bersama dalam Bahasa Indonesia dan Tetun Porto, pemukulan gong adat, serta perlintasan perdana orang dan kendaraan.
Baca Juga : PLBN Skouw Fasilitasi Pemulangan Jenazah TKA Asal Malaysia yang Meninggal di Papua Nugini
Makhruzi mengatakan pembukaan jalur ini menjawab aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah TTU, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi perbatasan.
“Jalur resmi ini penting untuk mencegah perlintasan ilegal dan menjaga stabilitas kawasan,” ujarnya.
Kesepakatan pembukaan perlintasan ini dicapai pada 7 Maret 2025 dalam pertemuan antara BNPP RI dan Otoritas Bea Cukai Timor Leste.
Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Dr. Nurdin, menegaskan pentingnya perlintasan resmi untuk keamanan dan perlindungan pelintas batas.
PLBN Napan sebelumnya sempat aktif sebelum pandemi COVID-19. Peresmian kali ini sekaligus mengaktifkan kembali jalur tersebut secara resmi.
PLBN Napan adalah satu dari tujuh PLBN yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2 Oktober 2024, sebagai bagian dari percepatan pembangunan kawasan perbatasan sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2015 dan Inpres Nomor 1 Tahun 2019.
Dengan dibukanya jalur ini, diharapkan mobilitas warga dan arus barang di perbatasan berjalan lancar, tertib, dan aman. (DID)
