KUPANG, BERNAS.ID – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong penguatan sinergi lintas sektor untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Program Prioritas Nasional di Kantor Gubernur NTT, Rabu (30/7/2025).
Staf Ahli Menko Polkam Bidang Ketahanan Nasional, Marsda TNI Oka Prawira, menyebut kunjungan kerja ini fokus pada percepatan program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan stabilitas politik dan keamanan. Ia menekankan pentingnya dukungan daerah terhadap visi Indonesia Emas 2045.
Baca Juga : Kemenko Polkam Dorong Penguatan Keamanan Siber dan Perlindungan Data Nasional
“Optimalisasi program ini menjadi bagian dari misi Presiden untuk keluar dari middle income trap melalui peningkatan kualitas SDM,” ujar Oka.
Isu lainnya yang dibahas meliputi pencegahan TPPO, penyelundupan lintas negara, hingga penguatan keamanan kawasan. Oka juga menegaskan mandat Kemenko Polkam dalam mengoordinasikan kebijakan lintas kementerian/lembaga sesuai Perpres 141/2024.
Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi, Irjen Pol. Desman Tarigan, menyoroti pentingnya Sekolah Rakyat sebagai sarana pendidikan karakter dan benteng ideologi Pancasila. Sementara Irjen Pol. Tonny Hermawan menyoroti masih adanya 900 titik blank spot di NTT, mendorong pemda menyusun peta jalan digitalisasi.
Baca Juga : Kemenko Polkam Dorong Sinkronisasi Nasional Pelindungan Data dan Transaksi Elektronik di Daerah
Dalam bidang kelautan, Laksda TNI (Purn) Suharto mengangkat masalah nelayan NTT yang kerap ditangkap di wilayah perairan Australia. Ia menekankan pentingnya sosialisasi MoU Box 74 soal zona tangkap legal di perbatasan.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan komitmen daerah dalam mendukung program MBG, Sekolah Rakyat, layanan kesehatan gratis, dan swasembada pangan-energi. Ia menyebut NTT sudah melampaui target produksi beras tahun lalu dan terus mendorong pemanfaat. (DID)
