YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Sosok politisi muda, Muhammad Affan berhasil terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta, 2025 – 2030, melalui mekanisme Musyawarah Daerah (Musda). Pun, Affan menancapkan misi dengan menegaskan tiga komitmen sebagai arah kepemimpinannya.
Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Yogyakarta itu tak lupa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta Musda, panitia SC–OC, serta kader yang memberikan dukungan kepadanya.
“Saya bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan besar ini. Ini bukan hanya kehormatan, tetapi amanah besar yang harus saya jalankan dengan integritas dan kerja keras,” ujar Affan, kepada Bernas.id, Senin (8/12/2025).
Affan menegaskan bahwa amanah yang diterimanya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta merupakan kehormatan besar sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas.
Baca Juga : Golkar Jogja Ingatkan Pancasila di Era Digital
Menurutnya, arah kepemimpinannya kedepan yang ditopang oleh tiga komitmen penting. Ia menyerukan seluruh kader harus kembali bersatu tanpa sekat dan perbedaan yang memecah belah.
“Tidak boleh ada lagi perbedaan yang menghambat langkah kita. Semua harus berjalan dalam satu barisan yang kokoh untuk membesarkan Golkar di Kota Yogyakarta,” tegasnya.
Affan juga mewanti-wanti Golkar Kota Yogyakarta harus benar-benar hadir dan bekerja untuk masyarakat, bukan hanya dalam konteks politik, tetapi juga dalam kontribusi konkret sehari-hari.
“Golkar harus hadir memberi solusi. Mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan politik, sampai respons cepat terhadap persoalan warga. Masyarakat harus merasakan manfaat nyata dari keberadaan Golkar,” jelas Affan.
Ia menilai pembangunan Kota Yogyakarta tidak bisa berjalan tanpa kerja sama antar-institusi. Karena itu, ia menegaskan pentingnya hubungan baik dengan pemerintah daerah, partai lain, dan organisasi masyarakat.
“Kolaborasi adalah kekuatan utama. Kita ingin membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan keberlanjutan pembangunan di Kota Yogyakarta,” ungkapnya.
Affan menegaskan bahwa posisi Ketua DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta bukanlah ruang untuk kepentingan pribadi, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan kader.
“Amanah ini bukan tentang jabatan, tetapi tentang pelayanan. Dengan kerja kolektif dan semangat kekaryaan, saya yakin Golkar Kota Yogyakarta bisa bangkit lebih kuat, lebih modern, dan lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.
Baca Juga : Sampah di Jogja, Cermin Retak Sistem yang Belum Beres
Affan kembali menyerukan persatuan seluruh kader untuk melangkah bersama menyambut masa depan politik Kota Yogyakarta.
“Saya mengajak seluruh kader memperkuat komunikasi, bergandengan tangan, dan menatap masa depan dengan optimis. Golkar adalah rumah besar yang harus menjadi kebanggaan masyarakat Kota Yogyakarta,” pungkasnya. (Age)
