JAKARTA,BERNAS.ID – Universitas Borobudur kampus terakreditasi unggul, sabtu 2 mei 2026 menjadi pusat perhatian Nasional, dimana pada tanggal tersebut berkumpul hampir 45 Guru Besar berada di sana.
Bukan tidak ada alasan pada tanggal tersebut dikukuhkan Guru Besar Emeritus Prof.Dr. Arief Hidayat, SH.MS di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur.
Pengukuhan Prof. Arief Hidayat sebagai Profesor Emeritus merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi panjang beliau dalam membangun fondasi hukum tata negara Indonesia. Pengalaman beliau sebagai Ketua MK memberikan perspektif yang sangat kaya antara teori dan praktik. Ini adalah kombinasi yang sangat dibutuhkan dalam membentuk generasi ahli hukum yang mampu menjawab tantangan zaman.
Baca Juga :Mahasiswa Pascasarjana Universitas Borobudur Bedah KUHAP hingga Hukum Berdimensi Pancasila
Pengukuhan Prof. Dr. Arief Hidayat sebagai Profesor Emeritus di Kampus Universitas Borobudur, Jakarta.
Hadir antara lain Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Anggota DPR RI Novita Wijayanti, Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh, Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Suharnomo, Rektor Universitas Borobudur Prof. Bambang Bernanthos, Wakil Rektor Universitas Borobudur Prof. Dr. Rudi Bratamanggala, Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur Prof. Dr. Faisal Santiago, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, Mahfud MD, Ganjar Pranowo, Hasto Kristiyanto, Yasonna Laoly dan lain-lain.
Baca Juga :Program Doktor Hukum Universitas Borobudur Cetak Lulusan Pemimpin Bangsa, Diisi Tokoh Nasional
Dengan bergabung nya Prof Arif Hidayat menambah Jumlah Guru Besar yang ada di Program Doktor Ilmu Hukum setelah Prof Faisal Santiago, Prof Zudan Arief Fakrulloh dan Prof Ade Saptomo akan menambah kekuatan semakin terdepan Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur yang ter akreditasi unggul sangat sempurna 375, menjadikan nilai akreditasi tertinggi PTS di Indonesia.
Disampaikan juga Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, Prof Faisal Santiago bahwa Akreditasi unggul sangat penting bagi mahasiswa, untuk keberlangsungan kariernya guna peningkatan jabatan dan diterimanya di lingkungan tertentu yang mensyaratkan perguruan tinggi terakreditasi unggul.
“Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur terus berkomitmen untuk menjaga mutu akademik dan kualitas dosen mencapai jenjang tertinggi. Dengan mengelola 440 mahasiswa aktif saat ini sudah meluluskan 387 alumni dan akan terus bertambah. Semakin terbukti keunggulannya,” ujar Prof Faisal Santiago.
Apalagi, lanjutnya, dalam penerimaan mahasiwa baru pada tahun akademik 2025/2026 berjumlah 169 mahasiswa baru, bahkan untuk perkuliahan tahun akademik 2026/2027 yang akan dimulai bulan september 2026 sudah 29 calon mahasiswa yang mendaftar.
“Ini menandakan keberadaan Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur pilihan yang tepat untuk studi lanjut,” tandasnya.
Dengan akreditasi unggul dengan nilai sempurna 375 menjadi jaminan utama keberadaannya, ditunjang dengan Universitas Borobudur juga ter sertifikat ISO 9001 : 2015 dan ISO 21001:2018 bukti nyata bahwa tata kelola sudah berjalan dengan baik.(FIE)
