HarianBernas.com ? Pemerintah Taiwan membuka kesempatan pada transgender untuk menjadi menteri pada bidang digital. Audrey Tang, seorang pengembang perangkat lunak menjadi transgender pertama yang menduduki posisi ini.
Audrey berusia 35 tahun ketika menjabat dan menjadi anggota kementerian paling muda dalam eksekutif pemerintahan Taiwan dan mendapat julukan The Yuan.
Audrey diberi tugas untuk membuat pemerintah bekerja dengan lebih transparan dan membuat data tentang cara kerja yang bisa digunakan untuk semua untuk membantu pemerintah membentuk Taiwan sebagai Asian Silicon Valley.
Asian Silicon Valley merupakan zona teknologi baru yang ditujukan untuk industri internet. Misi yang dibawa Audrey adalah melayani masyarakat sebagai fasilitator yang menggabungkan ?kecerdasan dan kekuatan?.
Meskipun menjabat menjadi menteri, Audrey saat ini masih bekerja sebagai konsultan di Apple.inc. meskipun Audrey seorang pengembang software, ternyata dia meninggalkan bangku sekolah di usia 12 tahun dan merancang mesin pencari lirik berbahasa mandarin di usia 15 tahun dan kemudian membangun bisnis start-up. Pada usia 24 tahun Audrey memutuskan untuk melepaskan gendernya dari laki-laki menjadi perempuan.
Mulai bekerja pada Oktober 2016, Audrey membauat halaman web khusus untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sebelum mulai bekerja. Audrey akan memakai layanan digital untuk membantu pegawai negeri, menyambut kontribusi dari teknologi sipil, membuat wawasan yang terbuka dan inovasi yang kolaboratif.
Audrey juga menjadi konsultan pemerintah untuk platform diskusi kebijakan secara online dengan berfokus pada pengembangan platform informasi dan alat bagi warga untuk berpartisipasi.
