Bernas.id – Siapa sih yang tidak ingin sukses? Menjadi pengusaha sukses selalu menjadi tujuan utama seorang pebisnis. Masalahnya, sukses seperti apa yang ingin diraih? Kesuksesan yang mendapatkan ridha Allah atau sukses yang mendapat murka Allah? Dasar dari kesuksesan itu yang paling utama adalah diri kita sendiri.
Pengusaha sukses merupakan indvidu yang unik. Mereka berpikir dan bertindak dengan cara yang berbeda dari yang dilakukan oleh orang kebanyakan. Namun, walaupun mereka memiliki perbedaan visi, tetapi mereka memiliki kesamaan sifat. Selain perilaku terhadap lingkungan luar, menjadi sukses dalam dunia bisnis juga terlihat dari kepribadian pebisnis itu sendiri.
Baca juga: Inilah Perbedaan Founder, Co-Founder, Owner, CEO, dan COO dalam Perusahaan.
Ini dia 3 sifat pebisnis sukses sesuai tuntunan Rasulullah yang wajib kamu miliki:
1. Jujur
Jual beli yang diridhai oleh Allah adalah jual beli yang sah. Tidak ada penipuan dan khianat di dalamnya. Terdapat banyak manfaat bagi orang sekitar dan menyediakan apa yang mereka butuhkan. Penyampaian informasi yang berhubungan dengan jual beli harus disampaikan secara jelas. Jika memang barang tersebut ada cacatnya, maka harus disampaikan kepada calon customer. Harta tidak akan bertambah dengan berlaku khianat, begitu pula harta tidak akan berkurang hanya karena kita berlaku jujur. Satu rupiah yang diberkahi oleh Allah akan membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak, begitupula jutaan rupiah yang tidak diberkahi Allah akan mendatangkan kehancuran bagi pemiliknya.
2. Amanah
Amanah adalah sifat yang dapat dipercaya dalam diri seseorang. Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam proses bisnis. Memiliki sifat yang amanah dan rasa tanggung jawab yang besar pada seorang pelaku bisnis, akan menyadarkan pebisnis lain bahwa bukan hanya keuntungan yang di cari. Namun, kemaslahatan bersama.
Sifat amanah yang ditanamkan dalam diri pelaku bisnis, akan meningkatkan keuntungan karena akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen maupun dari mitra bisnis. Hal ini akan membuat mitra bisnis bertahan dan terus menjalin kerjasama degan perusahaan dan akan membuat usaha yang dijalankan lancar serta dapat bertahan lama dalam dunia bisnis.
Baca juga: Anda Lebih Ingin Jadi Seorang CEO atau Owner? Sebelumnya Memilih, Ketahui Dulu Perbedaan Keduanya.
3. Tepercaya
Seorang pengusaha harus dapat dipercaya. Dengan adanya sifat jujur dan amanah di dalam diri seorang pengusaha, maka ia akan mudah dipercaya oleh mitra bisnisnya, baik itu dari konsumen, supplier, dan tim-nya. Agama Islam mengajarkan kepada ummatnya agar selalu menepati akad dan perjanjian yang telah disepakati selama perjanjian tersebut sesuai dengan syariat. Berikut ada hadist yang menjelaskan mengenai kedudukan seorang pengusaha muslim yang memiliki sifat jujur, amanah, dan tepercaya:
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiallahu ‘anhu bahwa Rasuluillah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang pedagang muslim yang jujur dan amanah (terpercaya) akan (dikumpulkan) bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan orang-orang yang mati syahid pada hari kiamat (nanti).”
Tiga sifat ini bertujuan untuk membantu pebisnis agar tetap berada pada aturan yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal ini bukan hanya untuk kesejahteraan penjual maupun pembeli, tetapi untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Inilah yang terpenting dari sebuah bisnis. Karena jika bisnis kita tidak diridhoi oleh Allah, maka apapun yang dilakukan dan didapatkan tidak akan mendapatkan keberkahan.
Sebagai pengusaha muslim, bijak dalam memilih rumah juga mampu menunjang produktivitas baik dalam bisnis maupun ibadah. Rekomendasi rumah 2 lantai Jogja dan kavling tanah Jonggol layak Anda pilih. Anda berkesempatan mendapatkan diskon Rp80 juta dan tanah siap SHM.
Baca juga: Mengenal Pemimpin dan Kepemimpinan. Manakah Gaya Memimpin Anda?
