Jualan tanpa mengeluarkan modal bisa kamu lakukan dengan menjadi dropshipper. Benar-benar tanpa modal. Jika menjadi reseller kamu harus mengeluarkan modal dulu untuk nalangin barang dagangan dan menyediakan tempat untuk menyimpan stok barang, sebagai dropshipper kamu tidak perlu melakukan semua itu.
Cukup unggah foto-foto produk dari supplier di lapak jualan online kamu dan kamu pun siap melayani calon pembeli.
Dropshipper ini memang sangat cocok untuk kamu, pemula yang sedang mulai untuk berbisnis. Jika ada pembeli yang akhirnya tertarik maka kamu cukup menginformasikan data-data pesanan konsumen itu kepada supplier. Barang pesanan pembeli tadi akan diproses dan dikirim oleh supplier.
Meskipun sekilas mudah, namun ada baiknya kamu menyimak 5 strategi berjualan dropship agar kamu mampu menggaet banyak pembeli sehingga barang daganganmu laris manis. Berikut yang berhasil dirangkum oleh bernas.id, Senin (9/3/2020).
1. Survei Kebutuhan Pasar
Mau jualan apa? Tentu kamu harus melakukan riset atau pengamatan mengenai kebutuhan pasar. Misal, saat ini seluruh perhatian masyarakat tertuju pada kesehatan karena maraknya wabah virus corona. Bisa jadi, jika kamu memutuskan berjualan produk-produk terkait kesehatan seperti masker, hand sanitizer, vitamin, dan sabun cuci tangan mungkin akan laris manis.
2. Pilih Supplier Berkualitas
Setelah yakin dengan kebutuhan pasar maka carilah suplier yang berkualitas dan terpercaya. Antara lain, pastikan suplier tersebut ahli dalam memproduksi barang yang kamu jual sehingga kualitasnya pun terjamin. Usahakan suplier pilihanmu terjangkau secara jarak dan waktu. Sebelum memilih satu suplier disarankan juga kamu melakukan perbandingan untuk mendapatkan yang paling cocok menurut kamu.
3. Foto Produk yang Menarik
Ketika kamu bergabung menjadi dropshipper biasanya suplier akan memberimu katalog yang memuat foto-foto produk yang bisa dipasarkan. Agar kamu menjadi dropshiper yang mampu bersaing dengan yang lain, modifikasikan foto-foto tersebut agar semakin menarik. Foto asli sebuah produk sangat disukai pembeli. Tidak ada salahnya kamu membeli produk-produk tersebut kemudian foto dengan berbagai angle dan background yang pas.
4. Promosikan Produk
Menjadi pebisnis tentu harus aktif memasarkan bisnisnya atau barang dagangannya. Jangan pasif, promosikan produkmu mulai dari orang-orang sekitar hingga ke kenalan-kenalan baru. Selain secara offline, promosi via online seperti media sosial, market place, atau layanan pesan instan bisa membuat produkmu semakin dikenal.
5. Pelayanan Prima
Pembeli adalah raja, ungkapan itu tidak bisa diabaikan begitu saja. Pembeli mana yang tidak suka mendapatkan pelayanan prima? Termasuk pembeli online. Sapaan ramah, respon cepat, kesabaran dalam menjawab adalah hal-hal yang harus selalu dilakukan. Jika pembeli mendapatkan kesan baik maka ia akan melakukan repeat order juga merekomendasikan toko online kamu.
Itu beberapa strategi yang bisa kamu terapkan. Jika ingin belajar meningkatkan kemampuan digital marketing kamu, bisa belajar lewat https://bernas.info/MentoringDigitalMarketing . Di situ kamu akan dilatih untuk meningkatkan income hingga belasan juta rupiah. (sn)
