JAKARTA, BERNAS.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menambah tempat karantina untuk antisipasi bila ada lonjakan kasus karena varian Omicron di libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satunya, akan memakai hotel untuk tempat karantina.
Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PL) Kemenkes mengatakan, jika diperlukan akan memakai hotel untuk fasilitas karantina. Ia mengatakan penambahan jumlah tempat karantina untuk antisipasi lonjakan kasus di libur Nataru.
“Jumlah hotel atau tempat isolasi karantina akan ditambah bila diperlukan untuk antisipasi Nataru dan varian Omicron,” katanya, Jumat (17/12/2021).
Baca Juga RS Wisma Atlet Lockdown Usai Varian Omicron Ditemukan
Lanjut tambahnya, saat ini Kemenkes dan Satgas Penanganan Covid-19 mengoptimalkan tempat karantina terpusat yang sudah tersedia seperti Rusun Nagrak dan Pasar Rumput di DKI Jakarta. “Kita optimalkan yang ada. Satgas Covid-19 saat ini membuka Rusun Nagrak dan Pasar Rumput untuk karantina,” ujarnya.
Diketahui, Pemerintah saat ini menyediakan tempat terpusat untuk pasien Covid-19 yang menjalani karantina mandiri atau pelaku perjalanan internasional. Tempat karantina yang disediakan, yaitu sejumlah hotel dan Wisma Atlet di Jakarta.
Baca Juga Presiden Jokowi Minta Warganya Tak Keluar Negeri Pasca Omicron Ditemukan
Sejak Kamis (16/12/2021), RSDC Wisma Atlet Kemayoran menjalani lockdown selama tujuh hari karena adanya kasus Covid-19 varian Omicron. Varian Omicron pertama di Indonesia ditemukan pada seorang petugas pembersih di RSDC Wisma Atlet.
Data Jumat (17/12/2021), sejak pukul 08.00 WIB, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) Wisma Atlet 93 persen dan Rusun Pasar Rumput sebanyak 82 persen. (jat)
