HarianBernas.com – Banyak orang yang ingin memiliki taman namun terhambat oleh berbagai kendala. Salah satu kendalanya adalah sulit untuk mendapatkan air atau tidak ada waktu yang cukup untuk dapat menyiram tanaman yang ada di dalamnya.
Tanaman sebagai penghuni dari taman memang memerlukan air agar tetap dapat hidup. Dengan perencanaan dan teknik yang tepat, tanaman akan dapat tumbuh dengan baik tanpa mengalami kekeringan.
Taman yang hanya memerlukan air yang sedikit dikenal dengan istilah xeriscape. Ini biasa dipakai untuk daerah-daerah kering. Tetapi, hal ini juga dapat diaplikasikan pada taman dimana Anda tidak ingin dipusingkan dengan urusan menyiram tanaman tetapi tetap dapat memiliki taman yang indah. Anda hanya perlu melakukan xeriscaping atau memilah tanaman berdasarkan jenis dan kebutuhannya terhadap air.
Beberapa cara agar dapat menghemat air untuk perawatan taman adalah dengan cara:
Pilihlah tanaman yang tidak membutuhkan banyak air
Tanaman seperti kaktus, cemara, bambu, dan juga nanas-nanasan adalah tanaman yang biasa hidup di daerah kering. Tanaman jenis ini tidak memerlukan banyak air untuk dapat hidup, oleh karena itu sangat tepat jika xeriscape memilih tanaman yang berjenis ini.
Pengelompokan tanaman
Supaya dapat menambah keindahan, mungkin Anda dapat menambahkan jenis tanaman yang nantinya memerlukan air untuk hidup. Jika ada beberapa jenis tanaman, Anda dapat mengelompokkannya pada saat menanamnya berdasarkan kebutuhannya terhadap air.
Tanamlah secara berdekatan tanaman-tanaman yang nantinya membutuhkan air dan kelompok lain yaitu tanaman yang tidak terlalu membutuhkan air. Dengan melakukan pengelompokkan ini, maka penggunaan air untuk menyiram nantinya dapat dikurangi, pada kelompok tanaman yang bisa hidup di daerah yang kering, Anda tidak perlu untuk menyiram dengan banyak air tanpa membuat kering tanaman yang butuh lebih banyak air.
Teknik menanam
Anda dapat menerapkan penghematan air mulai pada saat menanam. Caranya adalah dengan gali lubang, isi dengan air, lalu biarkan air menyerap tanah ke dalam tanah sehingga tanah akan menjadi lembap. Selanjutnya, masukkanlah tanaman dan masuk kembali ke dalam tanah. Setelah selesai ditanam, jangan lupa untuk siram kembali dengan air.
Cara ini akan membuat akar lebih cepat tertanam dalam tanah. Selain itu dengan metode ini akan mengurangi frekuensi penggunaan air.
Menyiram dengan efisien
Supaya tidak banyak air yang terbuang, penggunaan air juga harus diperhatikan pada saat melakukan penyiraman. Caranya adalah dengan menggunakan ember khusus tanaman atau dengan menggunakan spray sehingga dapat menghasilkan tetesan air.
Cara ini jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan menggunakan selang. Selain itu, akar akan jauh lebih optimal dalam menyerap air dalam bentuk tetesan yang keluar secara perlahan.
Pilihlah waktu yang tepat untuk menyiram
Waktu yang tepat untuk menyiram tanaman terjadi pada sore atau malam hari. Penyebabnya ialah karena cuaca akan lebih teduh pada saat itu, sehingga dapat mengurangi penguapan dan tentu saja air dapat bertahan lebih lama pada tanaman dan media tanam. Penyiraman saat teduh akan membuat tanaman memiliki lebih banyak kesempatan untuk dapat menyerap air.
Memanfaatkan air buangan AC
Air AC yang biasa dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman. Ini adalah air hasil kondensasi dengan hasil yang baik.
Dengan cara menyiram tanaman yang tepat, Anda tentu dapat memiliki taman hemat air, yaitu merawat taman dengan air yang minim dan juga melatih kita untuk dapat menghemat air.
