JAKARTA, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut 15 tahun ke depan sampai 2030 akan menjadi masa transisi bagi Indonesia lepas landas menjadi negara maju, Minggu (24/7).
“Momentum ini hanya 15 tahun. Kalau tidak bisa memanfaatkan, kita hanya akan tinggal di landasan saja,” terang Presiden Jokowi dengan para pendukung dan relawan di Jakarta, Minggu malam.
Pemerintah saat ini terus mengerjakan langkah terobosan dapat lepas landas sesuai harapan sampai tahun 2030. Hampir dua tahun dirinya menjadi Presiden RI, pada saat yang sama, hampir semua negara hadapi tekanan ekonomi, misal ada yang bertahan, ada kepala negaranya jatuh, ada negara jatuh karena ekonomi jatuh. Hampir semua negara mengalaminya.
Indonesia bersyukur bisa bertahan dengan pertumbuhan ekonomi pada angka lima persen. Semoga semester ini menjadi titik balik untuk naiknya perekonomian kita, imbuh Jokowi.
Sejumlah langkah terus dilaksankan, yaitu, percepatan pembangunan infrastruktur, deregulasi ekonomi, dan reformasi bidang hukum. Deregulasi untuk menyelesaikan kerumitan dalam pengambilan keputusan sehingga dapat mengambil keputusan efisien dan cepat.
Untuk percepatan pembangunan infrastruktur, Presiden memperingatkan agar tidak ada yang main-main terkait pembebasan tanah. “Laporkan, beritahu ke saya. Detik itu akan saya tindaklanjuti, saya pastikan. Saya tidak mau jalan tol 20 tahun mangkrak terus,” katanya.
Untuk reformasi hukum, Presiden akan memperbaikinya secara total. “Rakyat harus tahu,hukum untuk mereka, bukan untuk orang berduit,” ucapnya.
