JAKARTA, HarianBernas.com– Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar membujuk masyarakat untuk transmigrasi, Minggu (19/6).
“Transmigrasi menjadi salah satu program unggulan untuk mewujudkan Nawa Cita pemerintah. Selain melakukan pengembangan kawasan, transmigrasi dalam rangka pemerataan kesejahteraan masyarakat,” terang Marwan di Jakarta.
Selain mengentaskan kemiskinan, program transmigrasi berpengaruh besar pada pemerataan pembangunan. Sampai saat ini, program transmigrasi terbukti mampu mengentaskan kemiskinan, misal transmigrasi di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Dengan membuka lahan perkebunan seluas 391.559 hektar, program transmigrasi menumbuhkan dan mengembangkan pusat produksi baru dengan basis pertanian, yaitu perkebunan kelapa sawit dan karet. Potensi pusat ekonomi baru berdampak pada terciptanya lapangan kerja baru. Tercatat 4,9 juta tenaga kerja permanen diserap di kawasan transmigrasi, jelas Marwan.
Di Kalimantan Timur, lanjut Marwan, kawasan transmigrasi telah berhasil menjadi sentra ekonomi masayarakat setempat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Padang Jaya Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser yang telah memiliki aset senilai Rp1,3 miliar.
Desa Padang Jaya, kawasan eks Unit Permukiman Transmigrasi (UPT), saat ini mempunyai BUMDes yang berkecimpung di beberapa bidang untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat setempat, misal penyediaan air bersih dengan pendapatan kotor sekitar Rp12 sampai Rp13 juta, tutur Marwan.
Selain itu, masih terdapat 619 kawasan transmigrasi lain yang saat ini tumbuh menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan lahirnya 10.368 wirausaha transmigrasi mandiri. Kawasan itu memiliki potensi pengembangan buah organik,misal pepaya, bengkuang dan buah naga. Buah organik menjadi kekayaan alam di beberapa kawasan transmigrasi yang tengah kita kembangkan. Jika ini berjalan efektif, akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Ke depan, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi berharap banyak masyarakat yang tertarik ikut program transmigrasi. Dengan tinggal di wilayah yang mempunyai potensi untuk berkembang, masyarakat bisa lebih mudah memperbaiki masa depan.
Daripada hidup di wilayah padat penduduk dan sulit untuk berkembang, lebih baik ikut program transmigrasi karena bisa menata hidup lebih baik dengan mengembangkan potensi wilayah-wilayah transmigrasi, imbuh Marwan.
