JAKARTA, HarianBernas.com— Belum lama ini nama Indonesia kembali semerbak harumnya di dunia internasional. Di pestanya para penyayi dan musisi dunia yaitu Grammy Awards 2016 di Richard Rodgers Theatre di New York, Amerika Serikat, kehadiran bocah 12 tahun asli Indonesia, Joey Alexander membuat penonton terpukau.
Kehadiran Joey di Grammy Award karena masuk sebagai nominasi untuk Best Improvised Jazz Solo untuk lagu ?Giant Steps?. Ia pun didaulat untuk tampil menunjukkan kemampuannya bermain piano. Joey merupakan nominasi termuda dalam Grammy tahun ini.
Bernama lengkap Josiah Alexander Sila, bocah lelaki kelahiran Denpasar, 25 Juni 2003 ini menguasai teknik permainan piano dan improvisasi dalam aliran musik jazz sejak usianya 7 tahun. Penampilan Joey ramai dibicarakan oleh netizen. Bahkan, ada yang menyamakannya dengan penyanyi cantik muda berbakat Agnez Mo yang telah terlebih dahulu go internasional.
Pada tahun 2015, tepatnya pada tanggal 12 Mei, album perdana Joey rilis dengan judul My Favorite Things di bawah perusahaan rekaman Motema Record, New York. Saat itu usianya baru 11 tahun. Meskipun demikian, album inilah yang membawa Joey masuk sebagai nominasi Grammy Awards 2016 untuk dua kategori, Best Instrumental Jazz Album (My Favorite Things) dan Best Jazz Solo Improvisation (lagu Giant Steps).
Bagi orang awam mungkin nama Joey Alexander masih sangat asing sebelum kemudian menjadi populer karena prestasi yang diraihnya. Dikenal karena prestasi tentu suatu hal yang sangat menginspirasi.
