SLEMAN, BERNAS.ID- Dekranasda Kabupaten Sleman meluncurkan Galeri Deman 2 di Sleman City Hall untuk meningkatkan promosi produk kerajinan lokal Bumi Sembada, seperti fashion, pernak-pernik aksesoris, dan berbagai produk olahan kulit, Rabu (26/3/2025). Galeri ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya Deman 1 dibuka di The Victoria Hotel Yogyakarta pada tahun 2024.
Pada kesempatan yang sama, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) juga turut membuka Galeri Furniture and Craft untuk mempromosikan produk-produk mebel Sleman seperti meja, kursi, lemari, dan lainnya. Galeri Furniture and Craft berada tepat di depan Galeri Deman 2 sehingga memudahkan pengunjung untuk memilih produk kerajinan yang diinginkan.
Baca Juga Paslon Harda-Danang Akan Libatkan Anak Muda Garap Pariwisata
Galeri Deman 2 di Sleman City Hall saat ini menampilkan hasil karya IKM kategori Fashion dan Batik sejumlah 19 IKM, sedangkan Galeri Furniture and Craft menampilkan hasil karya IKM kategori Furniture dan Kerajinan sejumlah 6 IKM.
Yohanes Priyanto, Ketua Panitia mengatakan tujuan peluncuran galeri untuk memacu daya saing produk UMKM Sleman. Selain itu, meningkatkan penjualan produk UMKM Sleman sehingga akan menyejahterakan para pelaku industri kreatif.
“Dibutuhkan langkah sinergi untuk memfasilitasi produk UMKM Sleman dengan sektor-sektor lain. Selain sebagai promosi produk lokal, juga menjadi pemberdayaan produk lokal sehingga akan meningkatkan ekonomi Kabupaten Sleman,” tutur Priyanto.
Ia menjamin produk yang ditawarkan telah memenuhi berbagai kriteria sehingga layak dimiliki masyarakat. Harapannya, galeri ini akan berdampak positif untuk jangka panjang ke depannya. “Semoga galeri ini dapat memfasilitasi terciptanya kerjasama antara pelaku usaha lokal, pemerintah daerah, serta stakeholder lainnya dalam rangka mendukung pengembangan produk lokal di Kabupaten Sleman,” tukasnya.
Sedangkan, istri Wakil Bupati Sleman, R.Ay Sri Hapsari Suprobo Dewi mewakili Ketua Dekranasda Sleman mengatakan peluncuran Galeri Deman 2 sebagai perwujudan Dekranasda sebagai lembaga yang handal untuk mendukung produk UMKM Sleman.
“Peningkatan promosi dan publikasi kerajinan Sleman, serta akan membuka kesempatan yang lebih banyak bertemu mitra sehingga akan berdampak positif pada kedua belah pihak,” tutur Sri Hapsari Suprobo.
Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menggunakan produk-produk IKM Sleman yang bernilai budaya dan kreatifitas. Harapannya, di tengah turunnya daya beli masyarakat, produk-produk IKM akan tetap bertahan dan berdaya saing.
Baca Juga : INACRAFT 2025 Ajang Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi UMKM
“Mari kita dukung kegiatan kolaboratif ini agar perekonomian kita bisa tetap berjalan, dengan tetap menguatkan jati diri Sleman dengan kebanggaan terhadap produk lokal Sleman yang berkualitas. Ayo kita buktikan kita bangga produk lokal dengan Borong Bareng produk-produk Sleman!” tukas Sri Hapsari Suprobo.
Di sisi lain, dua galeri tersebut, akan meningkatkan Brand Awareness Kabupaten Sleman yaitu dengan menjadikan Kabupaten Sleman lebih dikenal sebagai daerah yang kaya akan produk lokal unggulan serta berpotensi sebagai tujuan wisata dan pusat belanja produk kerajinan tangan, furniture, dan craft di Yogyakarta.
Diketahui, kurasi produk telah dilaksanakan Pengurus Dekranasda Sleman dan Pengurus HIMKI DPD Sleman Raya sehingga IKM selaku peserta yang mensupply produk-produk di galeri ini harus memenuhi berbagai kriteria dari tim kurator. Kurasi menjadi proses penting agar produk IKM yang tampil benar-benar layak sehingga dapat meningkatkan citra produk IKM Sleman maupun minat pengunjung sebagai calon konsumen. (jat)
