JAKARTA, BERNAS.ID ? Inisiator gerakan #KamiOposisi, Mardani Ali Sera menilai wajar publik tidak puas dengan kinerja Pemerintahan Presiden Jokowi ? Kyai Ma?ruf Amin dalam menangani Pandemi Covid-19.
“Saya sih menilai wajar publik tidak puas dengan kinerja Pemerintahan Jokowi. Kalau istilah milenialnya, Pemerintah banyak ?labilnya? dan membuat Ambyarrr kebijakannya,” ujar Mardani, Kamis (28/5/2020).
Sebelumnya, Indobarometer bersama Puslitbangdiklat RRI melakukan survei yang dilakukan 12-18 Mei 2020 dan mencatat 53,8% publik tidak puas dengan cara Presiden Jokowi menangani Covid-19.
Lebih lanjut, menurut Ketua DPP PKS ini sejak dari awal masa Pandemi saja pemerintah terkesan meremehkan dan menolak peringatan yang disampaikan lembaga dunia dan peneliti ada kemungkinan Indonesia terserang virus ini. “Jadi ya begitulah lucunya rezim ini, saya saja masih ingat ada pejabat mengatakan 'Corona pergi dari Indonesia', 'Covid tidak sampai ke Indonesia, karena perizinannya berbelit-belit', dan lain-lain,” kata Mardani.
Selain itu, Anggota DPR RI asal Dapil Jakarta Timur itu juga menilai penanganan dampak multisektoral dari pandemik Covid-19 yang ditangkap publik terkesan lemah dan lambat. “Pengangguran dan kemiskinan semakin meningkat karena lemah permasalahan data dan delivery yang lambat,” kata Mardani.
Mardani berharap pemerintah bisa menjadikan survei ini sebagai evaluasi diri agar lebih baik menangani pandemik Covid-19. “Saya berharap pemerintah menjadikan ini pelecut untuk bekerja lebih baik kedepannya. Harus melibatkan para pakar atau scientist dalam membuat dan berbasis data. Selain itu, kurangi kebijakan yang mencla-mencle. Alur kinerja dan komunikasi harus lebih sistematis dengan rantai komando yang jelas dari pusat hingga level RT dan RW,” pungkasnya. (*/cdr)
