SLEMAN, BERNAS.ID – Banyak cara untuk meningkatkan kunjungan wisata di Yogyakarta, mulai dari memberikan potongan harga (discount) pada setiap elemen pariwisata hingga membuat suatu acara menarik guna mengundang wisatawan mendatangi kota gude ini, dan hal itu tentunya mempengaruhi tingkat hunian hotel di Yogyakarta.
“Biasanya untuk bulan Januari dan Februari kondisi hotel rata-rata agak sepi, tetapi permintaan masih ada tapi memilih city hotel,” ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman, Joko Paromo, Selasa (11/2/2020).
Ditambahkan Joko, dalam meningkatkan kunjungan wisata di bulan Februari dan Maret, PHRI, Kadin, dan Asita dan juga dukungan dari Pemerintah Daerah DIY menggelar suatu acara bertajuk Jogja Heboh.
“Paling tidak dengan menggelar beberapa even wisata bisa meningkatkan okupansi hotel disaat Low Session, walaupun belum maksimal, paling tidak masing-masing kabupaten mengadakan dan menampilkan seni dan budaya masing-masing,” kata Joko Paromo.
Sebagai General Manager Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, Joko Paromo berharap, para pelaku pariwisata di Yogyakarta tetap bersatu, bersinergi dan menjaga kebersamaan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada wisatawan.
“Ciptakan imej yang baik tentang Yogyakarta, sekecil apapun kegiatan, komitmen harus dilakukan. Pelaku pariwisata terutama pemerintah dan swasta harus sama-sama biar pendapatan daerah juga meningkat, hilangkan rasa ego kita demi pariwisata,” tambah dia.
Seperti yang dilakukan Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, ikut merayakan Valentine dan merupakan salah satu cara menarik wisatawan untuk meningkatkan kunjungan hotel dengan memberikan penawaran khusus Valentine Package, cukup membayar seharga Rp 799 ribu sudah bisa menginap di hotel Sahid Raya.
“Harga tersebut untuk per malamnya, sudah termasuk breakfast dan dinner. Tidak hanya itu, akan ada benfit lainnya seperti welcome drink, F & B discount 10%, Laundry discount 40%, SPA discount 15%, serta shuttle Adi Sutjipto Airport service,” katanya.
Semua penawaran paket Valentine itu disebutkan Joko Paromo bisa didapatkan mulai tanggal 13 hingga 15 Februari 2020. (cdr)
