SLEMAN, BERNAS.ID – Tidak dapat dipungkiri masalah virus Corona selain berdampak bagi kesehatan, ternyata kepanikannya berpengaruh pada kestabilan ekonomi. Oleh karenanya Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) DPD Yogyakarta mengantisipasi dengan membekali training yang memberikan strategi bagi para sales. Hal tersebut disampaikan Umi Masruroh, S.Sos dalam training pengenalan profesi sales untuk mahasiswa Sekolah Vokasi UGM program Studi D4 terapan Bahasa Inggris, Selasa (3/3/2020).
“Bisa dikatakan era disrupsi 4.0 ini, isu virus Corona cepat menyebar melalui media online dengan judul yang kadang menakutkan, yang lebih cepat penyebaran beritanya dibandingkan penyebaran virus itu sendiri. Hal ini membuat kondisi turbulensi juga bagi kami komunitas sales yang berprofesi sebagai sales dan mencintai dunia sales. Omset bisa naik dan turun secara mendadak tergantung produknya” ujar Omi nama panggilan Umi Masruroh selaku Wakil Ketua KOMISI DPD Jogja.
Omi menceritakan dengan metode story selling yang menggambarkan orang sales tetap yakin dan bangga terhadap pilihan profesi terbaik sebagai sales, hidup optimis bersemangat, karena memiliki imun Hybrid yaitu mental mampu menyesuaikan diri dalam menghadapi ketidakpastian turbulensi penjualan dengan kemampuan membaca peluang yang etis, bisa mengkombinasikan ilmu langit (online) dan bumi (offline) dan fleksible menentukan pendekatan langit dan bumi tersebut.
Sedangkan Sekar Tyas Nareswari S.E, selaku Ketua Komunitas Sales DPD Yogyakarta menjelaskan bahwa Komunitas Sales yang sudah merupakan asosiasi ini, masih punya satu agenda untuk mencharge semangat para sales dengan menghadirkan Yoyok Rubiantono, owner Yoshugi Media Grup yang terkenal dengan ilmu langitnya (online – facebook adv) bertempat di hotel bintang lima East Parc.
“Ketika customer enggan berhubungan langsung dengan sales atau contact offline, menjadi canggung dan dihindari, karena kekhawatiran tertular Corona, maka cara langit yaitu online perlu dimaksimalkan, kami mengundang pakar sales online, mas Yoyok praktisi yang menggunakan platform e-commerce marketing anti boncos dalam story selling nanti,” ujar Sekar
Lebih jauh, Sekar menjelaskan Yoyok Rubianto adalah tokoh yang ditunggu cerita suksesnya karena dengan mindset out of the box, mampu memiliki karyawan tersebar dibelahan dunia dengan tema training ART SELLING 4.0 yang akan dibawakan setengah hari jam 7 sampai 10 malam.
Sekar menambahkan bahwa kegiatan rutin training, kopdar dan networking dinner oleh komunitas sales diadakan dengan cirikhas harga yang sangat tidak wajar alias murah sekali, guna membekali para sales dengan ilmu yang benar dan etis sejalan dengan visi, misi komunitas yang non profit.
“Setiap kami mengundang pembicara mumpuni bahkan sekelas Internasional, karena ini komunitas, jadi bukan cari untung seperti halnya event organizer komersial. Kami punya kekuatan jaringan, networkinglah yang membuat makin maju anggota komunitas kami. Untuk training kali ini hanya seharga 150 ribu perorang sudah termasuk dinner hotel standar bintang lima. Begitu juga jika kami diundang sharring seperti di sekolah atau komunitas lainnya, para pengurus dan anggota melakukan story selling dengan sukarela,” jelas Sekar yang juga berprofesi sebagai Sales Manager ACE Hartono Mall.
Komunitas Sales Indonesia DPD Yogyakarta juga bersiap untuk menjadi tuan rumah pada bulan November mendatang, mengelar ajang nasional HUT ke-XI KOMISI berupa event seminar modern selama 9 jam menghadirkan 9 pembicara mumpuni tingkat International, Nasional dan lokal dengan target 999 peserta se-Indonesia.
“Untuk bulan ini, kami akan berikan fasilitas pada semua peserta training berupa voucher periode 1 diskon 92% Seminar HUT ke – XI Komisi, yang dibandrol dengan harga asli Rp 999.999 dan bakalan menghadirkan juga Mr. James Gwee dan Dedy Budiman dan tokoh lainnya di tanggal 14 November mendatang, dan kami membuka kerjasama dengan para sponsor,” pungkas Sekar. (*/cdr)
