SLEMAN, BERNAS.ID – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menggelar diskusi publik peningkatan produktifitas di era digital, Sabtu (30/11/2019) di Hotel Merapi Merbabu Yogyakarta.
Dalam diskusi publik hasil kerjasama kemitraan Komisi I DPR RI dengan BAKTI Kominfo ini menghadirkan pembicara Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta; Tenaga Ahli Redesain USO, Gun Gun Siswadi; dan perwakilan Pengusaha Muda, Iffah M Dewi.
Untuk meningkatkan produktifitas di era digital, menurut Sukamta harus difahami dulu tentang era digital, termasuk perubahan peradaban revolusi industri, mulai dari awal hingga revolusi industri 4.0.
“Dalam menghadapi revolusi industri 4.0 kita akan dihadapkan oleh disrupsi atau gangguan. Istilah disruption sendiri diperkenalkan pertama kali oleh Clayton M Christensen di tahun 1997. Semua bidang kehidupan terganggu oleh inovasi teknologi digital,” kata dia.
Saat ini, memasuki revolusi industri 4.0 segala sesuatunya akan dikendalikan oleh digital, dicontohkan Sukamta untuk pembuatan sebuah rumah, sekarang hanya dibutuhkan sebuah alat yang bernama printer. “Segala sesuatunya sekarang sudah dikendalikan oleh digital, melalui internet dan lainnya,” tambah Sukamta.
Diawali pada tahun 2000, disebutkan Sukamta mesin-mesin yang menggunakan operator digantikan oleh mesin-mesin fully automatic, sehingga hanya sedikit membutuhkan tenaga manusia.
Pada kesempatan itu, Gun Gun Siswadi menjelaskan keberadaan masyarakat Indonesia pada era digital. “Aspek kehidupan tidak terlepas dari penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi,” kata dia.
Ditambahkan Gun Gun, telah terjadi pergeseran pola pikir, pola sikap, dan pola tindak masyarakat dalam akses dan pendistribusian informasi. “Masyarakat Indonesia akan semakin mudah dalam mengakses informasi melalui berbagai platform teknologi digital yang menawarkan inovasi fitur dari medium komunikasi yang kian interaktif,” tambahnya.
Selanjutnya, Iffah M Dewi selaku pengusaha muda, memaparkan perjalanan dia mengawali karirnya. (cdr)
