JOGJA, BERNAS.ID- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Yogyakarta dalam rangka HUT TNI ke-74, Kamis siang 19 September 2019.
Panglima TNI dan rombongan datang ke kompleks TMP Kusumanegara pada pukul 12.27 WIB dengan didampingi KSAL, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, KSAD Jenderal Andika Perkasa, dan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.
Setelah prosesi upacara, Panglima TNI beserta rombongan menuju pusara Jenderal Besar Sudirman untuk berdoa bersama setelah meletakkan karangan bunga bagi para pahlawan yang disemayamkan di TMP Kusumanegara. Suasana pun terasa hikmat ketika doa-doa untuk para pahlawan dilantunkan di lokasi TMP Kusumanegara.
Seusai ziarah, Panglima TNI sempat menyampaikan perkembangan pemadaman api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. “Kemarin sore di Riau sudah terjadi hujan intensitas sedang. Penanganan karhutla dimulai dari pasukan darat yang mematikan titik api, lalu water bombing dilakukan dengan helikopter, dan TMC, teknologi modifikasi cuaca. Semua bisa berjalan efektif dan sudah mengurangi asap, khususnya Riau,” jelas Panglima TNI.
Sedangkan, untuk Palangkaraya, Panglima TNI menyebut saat ini, tim masih mencari awan-awan aktif untuk bisa disemai agar bisa dijadikan hujan. “Pasukan darat pun terus bekerja untuk mematikan titik api sesuai hasil monitoring satelit,” ucapnya.
“Kalau personil sudah ditambah seperti di Riau, kekuatannya 5800, terdiri dari 2200 dari TNI dan 2200 dari Polri, dan sisanya masyarakat dari unsur-unsur pecinta lingkungan. Pos-pos yang ada di Riau kita tambah lagi 30 pos dari 120 pos sesuai dari laporan hotspot yang setiap hari disampaikan,” imbuhnya.
Ketika ditanya instruksi presiden, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa instruksi Presiden tetap berpesan agar lebih baik mencegah daripada memadamkan karhutla. Sekitar pukul 12.48 WIB, rombongan Panglima TNI meninggalkan TMP Kusumanegara Yogyakarta. (jat)
