Bernas.id ? Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menyebut lembaga-lembaga penelitian pemerintah mulai dari tahapan penerimaan calon peneliti sampai tenaga pendukung perlu pembenahan saat berbicara dalam rapat kerja LIPI pekan lalu, Jumat (16/3).
Disampaikan Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) di Jakarta, Menteri PANRB menilai lembaga-lembaga penelitian pemerintah selama ini belum optimal dalam menjawab kebutuhan pembangunan nasional.
Dikatakan Asman Abnur, program-program penelitian masih belum sinkron dengan target pembangunan, juga belum ada indikator sejauh mana perannya dalam penyusunan kebijakan nasional.
Masih minimnya sumbangan atau peranan lembaga penelitian pada proses pembuatan kebijakan, lanjut Asman Abnur, membuat kepercayaan publik masih rendah.
“Kalau dilihat dari kontribusi ke belanja penelitian dan pengembangan nasional, porsi pemerintah masih dominan, yaitu mencapai 83,88 persen,” jelasnya.
Sementara Singapura, lanjut Asman Abnur, porsi pembiayaan pemerintah hanya 11,40 persen sedangkan pos terbesar disumbang dari kontribusi sektor swasta. “Artinya industri punya kepercayaan ke hasil riset,”imbuhnya.
Untuk meningkatkan peran LIPI, Asman meminta pembenahan mulai dari tahapan penerimaan calon peneliti sampai tenaga pendukung.
