Bernas.id ? Siapa yang tidak bangga negara sendiri bisa ikut berkompetisi di ajang Piala Dunia? Keramaian Piala Dunia 2018 yang akan digelar sebentar lagi di Rusia sudah terasa gaungnya di mana-mana, entah itu melalui artikel berita atau pamflet-pamflet digital yang tersebar di media sosial.
Di turnamen sepakbola kasta tertinggi ini, ada satu negara yang baru pertama kali masuk putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Islandia lolos langsung ke Piala Dunia 2018 setelah Gylfi Sigurdsson dan kawan-kawan memuncaki Grup I dengan 22 poin dari 10 partai.
Islandia sukses melibas Turki dan Ukraina yang terkenal lebih berpengalaman. Islandia juga memaksa Kroasia melalui babak play-off sebelum memastikan diri lolos.
Berikut ini, tiga fakta menarik dari negara Islandia sebagai peserta Piala Dunia 2018
1. Islandia Memiliki Populasi Terkecil di Piala Dunia 2018
Islandia memiliki populasi penduduk paling sedikit di antara negara peserta Piala Dunia lainnya. Islandia saat ini dihuni 334 ribu penduduk.
Namun, di balik jumlah penduduk yang kecil itu, nyatanya Islandia punya banyak pelatih berkualitas. Islandia memiliki 600 pelatih berkualitas. 400 di antaranya berlisensi UEFA B. Dengan jumlah sebanyak itu, Federasi Sepak bola Islandia (KSI) bisa leluasa mengirim pelatih berkualitas hingga ke level usia dini.
2. Bermain di Pinggir Sekolah
Ekstremnya cuaca dinginnya di Islandia tak memungkinkan untuk bermain sepakbola di luar rumah. Lapangan sepak bola islandia sampai harus dibangun di dalam ruangan (indoor). Bayangkan, suhu terhangat di Islandia hanya 10-13 derajat celsius.
Tak kehilangan akal, Federasi Sepak bola Islandia (KSI) membangun fasilitas lapangan indoor. Sejak 15 tahun silam, kebijakan ini sudah dimulai.
Lapangan-lapangan itu dibangun berdekatan dengan sekolah. Dalam pengurusannya, KSI bekerja sama dengan klub dan pemerintah lokal.
3. Liga Sepak Bola Empat Bulan
Tak seperti liga-liga sepakbola yang lain, misal Liga Inggris yang berlangsung sekitar sembilan bulan, Liga Islandia hanya berlangsung empat bulan karena iklim dingin yang ekstrem di Islandia.
Saat musim dingin, rata-rata temperatur di Islandia mencapai 0 hingga -10 celsius. Namun, suhu bisa mencapai -25 hingga -30 celsius pada bulan Desember. Suhu terendah Islandia sendiri tercatat pernah mencapai hingga -39 celsius.
Tak adanya kompetisi memadai, bukan tak membuat Islandia menyerah. Untuk mengakalinya, KSI fokus pengembangan pemain muda.
