Bernas.id – Investasi atau penamanan modal dalam upaya perencanaan keuntungan finansial di masa depan menjadi pilihan bijaksana saat ini. Finansial yang terencana mendukung hidup yang lebih baik dimasa datang. Beberapa jenis pilihan investasi secara umum misalkan investasi tanah, investasi pendidikan, investasi saham, maupun investasi valuta asing.
Baca juga: 3 Cara Membeli Saham Bagi Pemula dengan Mudah
Data statistik BKN menurut SP2010 menunjukkan kebutuhan tempat tinggal sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk. Data yang sama menunjukkan angka 77,70% dari total jumlah penduduk yang menempati rumah milik sendiri. Dan hanya 55,28% dari total tersebut memiliki dasar hukum yang kuat. Bisa dipastikan jika tanah menjadi investasi bernilai lebih di masa depan.
Selanjutnya, untuk menjalankan fungsi pendidikan yang bermutu, investasi pendidikan hadir sebagai upaya memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. Kecenderungan mahalnya biaya pendidikan terlebih di sekolah swasta ataupun negeri secara implisit menjadi persoalan bersama. Walaupun pemerintah secara terbuka berusaha memberikan pendidikan yang adil dan merata di seluruh jenjang, dalam praktiknya pendidikan masih menjadi bisnis terselubung dengan gerakan yang tidak terlihat jelas.
Dalam teori humam capital, pendidikan adalah investasi sumber daya manusia yang memberi manfaat baik moneter maupun non-moneter. Diperolehnya kondisi kerja yang lebih baik, kepuasan kerja, efisiensi konsumsi, kepuasan menikmati masa pensiun dan manfaat hidup yang lebih lama karena peningkatan gizi dan kesehatan, merupakan alasan pendidikan adalah jawaban efektif dalam jenjang taraf kehidupan masa depan. Didukung pula dengan jumlah tambahan pendapatan yang berbeda dalam tingkat pendidikannya.
Baca juga: 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol
Sumber manusia yang berpendidikan akan menjadi modal utama pembangunan nasional, terutama perkembangan ekonomi. Sebab, semakin banyak orang yang berpendidikan maka semakin mudah bagi negara untuk membangun bangsanya. Alasan inilah yang menjadi dasar penting dalam investasi pendidikan.
Terlalu banyak investasi yang perlu kita rencanakan demi kehidupan masa depan yang lebih tentram. Segala macam invenstasi terasa sangat penting dari tempat tinggal, taraf hidup, ataupun penaman modal yang jelas tak sedikit jumlahnya. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana dengan investasi akhirat kita? Sudahlah kita menyiapkan invenstasi satu ini. Atau masih layakkah investasi ini direncanakan?
Sebab semakin meningkatnya jumlah penduduk, semakin tingginya kebutuhan kehidupan turut menyadarkan pentingnya investasi selanjutnya, kala mata tak mampu lagi dibuka. Investasi ini tak kalah pentingnya dengan investasi-investasi sebelumnya. Bahkan, investasi ini harus diutamakan mengingat usia belum mampu kita peluk bersama.
Investasi akhirat, demikian nama investasi ini. Sebab bagaimanapun juga, keabadian di dunia tidaklah nyata. Lantas, investasi akhirat seperti apa saja yang mudah dijalankan? Pada dasarnya, segala kebaikan yang mengandung pahala adalah investasi akhirat. Sedekah, atau mengeluarkan sebagian harta untuk beribadah dan kemaslahatan umat dipercaya sebagai pilihan bijaksana dalam investasi akhirat. Mengeluarkan harta yang terkesan mengurangi kehidupan ini, nyatanya memberikan dampak secara tidak langsung untuk kehidupan dunia bahkan sebagai amal jariyah tanpa putus hingga di akhirat.
Baca juga: Mengenal Trading Saham dan Cara Jitu Jadi Trader Handal
Sedekah yang memiliki banyak ragam dan jenis ini sangat mudah dilaksanakan. Bahkan, tersenyum dan berkata baik pun sudah menjadi sedekah. Terlebih dalam kegiatan sehari-hari. Sedekah ini, tak harus mengeluarkan sejumlah uang dalam rupiah yang besar. Namun kegiatan rutin yang sederhana sudah mampu dikategorikan sebagai sedekah. Tidak harus menunggu kaya untuk bersedekah, tapi bukan berarti tak perlu keluar uang jika ingin bersedekah. Semua memiliki takaran masing-masing dengan tingkat keiklasan yang beragam setiap manusianya.
Sedekah sederhana bisa dilaksanakan setiap hari bahkan bagi ibu-ibu rumah tangga, tanpa banyak mengeluarkan uang. Di antara sedekah tersebut, yaitu memberi makan untuk hewan peliharaan. Makanan untuk hewan peliharaan pun mampu disebut sedekah. Dengan tidak melupakan hak mereka sekaligus tanggung jawab sebagai manusia, nilai yang didapat pun sampai tercatat dalam pahala. Baik kepada tetangga, dan mau berbagi sedikit makanan jika mengetahui ada tetangga yang kurang mampu adalah bentuk sedekah sederhana yang bernilai investasi akhirat.
Investasi, nyatanya tidak hanya dibutuhkan dalam hidup di dunia dalam rencana finansial semata. Investasi lebih besar dibutuhkan dalam kehidupan setelah kehidupan itu sendiri. Investasi akhirat, merencanakan kehidupan di masa mendatang yang patut dipersiapkan sedini dan sebaik mungkin.
Baca juga: 7 Cara Main Saham Bagi Investor Pemula dengan Mudah
