Bernas.id – Perubahan status dari single menjadi seorang istri akan membuat kebiasaan-kebiasaan yang pernah ada sedikit demi sedikit hilang dan tergantikan dengan kebiasaan-kebiasaan baru. Begitupula setelah memiliki anak. Kenyamanan yang kamu miliki ketika sendiri, tidak akan pernah kamu rasakan lagi. Semuanya tergantikan oleh aktivitas baru yang awalnya membuat kamu kaget, tetapi lama-lama kamu akan merasakan keseruan dan menikmatinya.
Perubahan-perubahan mendasar yang terjadi setelah menjadi seorang ibu bukanlah sesuatu yang berdampak negatif. Hal ini justru akan membuat kamu semakin dewasa dan mengerti bagaimana rasanya menjadi seorang ibu. Berikut 5 kebiasaan tersebut:
1. Tidur nyenyak
Saat masih sendiri, mungkin kamu bisa dengan bebas menentukan kapan akan tidur dan kapan akan terbangun. Bahkan untuk melakukan tidur berlama-lama pun rasanya tidak ada yang mengganggu dan tidak akan menjadi masalah. Kuantitas tidur pulasmu pun terhitung tinggi. Namun, jangan harap itu semua bisa kamu dapatkan setelah menjadi ibu. Telinga kamu yang biasanya jarang sekali peka terhadap jam weker yang berbunyi sangat kencang, kali ini hanya mendengar sedikit suara saja keluar dari bibir mungil bayi di sebelahmu, maka matamu langsung terbuka, tubuhmu langsung terjaga, dan kamu tidak akan mendapatkan lagi yang namanya pulas dalam aktivitas tidurmu.
2. Makan dengan bebas
Mengenai makan, rasanya mau makan apa pun, kapan pun, dan di mana pun tidak masalah dan tidak ada yang mengganggu saat masih sendiri. Namun, setelah memiliki bayi, hal tersebut tidak akan lagi kamu dapatkan. Tak jarang, saat mulai menyuap makanan ke dalam mulut pun, tiba-tiba anak menangis. Entah karena haus atau karena popoknya yang basah dan minta diganti. Akhirnya, rasa makanan yang terbayang-bayang hilang tak terbayang.
Lalu bagaimana? Apakah tidak jadi makan? Tentu makanan itu tetap akan dihabiskan. Namun bukan lagi karena ingin menikmati rasanya, melainkan karena tubuh memang butuh asupan makanan karena butuh tenaga kembali untuk melakukan aktivitas berikutnya.
3. Mandi sesuka hati
Perempuan biasanya membutuhkan waktu lebih lama saat berada di kamar mandi. Jangankan ketika masuk kamar mandi, biasanya sebelum mandi selalu ada ritual perawatan khusus yang dilakukan, seperti scrub seluruh tubuh atau luluran. Itu semua tidak akan ada lagi, rasanya sulit sekali mencari me time saat sudah memiliki anak. Jangankan memikirkan perawatan ini itu, mandi saja rasanya seperti dikejar-kejar hutang karena ditangisi anak di depan pintu kamar mandi, bahkan tidak jarang jika tangisan tidak juga reda karena mencari ibunya, itu anak juga masuk ke kamar mandi dan akhirnya mandi ditemani anak.
4. Keluar rumah tanpa ditangisi
Di mana ada ibu pasti ada anak. Ke mana-mana seorang ibu pasti diikuti anak. Tidak bisa lagi bepergian sendiri dan sesuka hati. Bahkan, hanya ingin ke warung dekat rumah yang menurut kita dekat dan hanya butuh waktu lima menit bolak balik, langkah kita pun ditangisi oleh mereka. Rasanya tidak melihat wujud seorang ibu dalam jarak tertentu kenyamanan mereka sudah mulai terganggu.
5. Meluangkan waktu untuk hobi
Begitu pula untuk waktu membaca buku, nonton, travelling, maupun menulis. Rasanya waktu untuk melakukan hobi yang biasanya bisa dilakukan kapan pun sesuka hati, setelah memiliki anak waktu itu akan berkurang, bahkan ada ibu yang benar-benar telah kehilangan hobinya yang lama dan tergantikan dengan hobi baru bersama anak.
