Bernas.id – Ketika membaca sebuah novel, kadangkala ada sebuah karakter yang sangat melekat di hati dan tidak mudah hilang dari ingatan pembacanya. Kepiawaian penulis dalam melukiskan karakter yang diciptakannya menjadikan karakter buatannya abadi di dalam hati pembacanya.
Baca juga: Contoh Paragraf Induktif, Deduktif, Campuran, dan Ineratif
Bagi penulis pemula, menciptakan karakter bukan hanya sekedar memberikan nama dan konflik. Ada hal-hal lain yang harus dilakukan untuk membuat karakter menjadi unik dan sulit hilang begitu saja dalam ingatan pembacanya. Mau tahu apa saja caranya? Yuk simak tips di bawah ini.
1. Beri nama unik
Ketika menciptakan suatu karakter, jangan asal memberi nama. Nama yang sudah sering digunakan seperti Putri atau Ayu, atau nama-nama familier lainnya mudah membuat karakter ciptaanmu menghilang begitu saja dari ingatan pembaca. Cobalah gunakan nama yang anti mainstream dan memiliki filosofi sehingga pembaca terus ingat. Misal, memberi nama Oryza Sativa pada tokoh utama perempuan yang berasal dari nama ilmiah padi, atau nama yang berasal dari singkatan sebuah rahasia.
2. Tunjukkan ciri khasnya
Jadikan karaktermu tak mudah dilupakan dengan menuliskan kebiasaan-kebiasaan unik dan ciri khas anti mainstream dengan tokoh lain di ceritamu. Misalnya, tokoh G memiliki hobi aneh mengoleksi nyamuk tangkapannya, atau si Y yang bisa mengingat semua hal setelah memakan ramen. Ciri khas unik ini bisa membuat karaktermu makin ciamik, lho.
Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Teks Persuasif Sesuai Jenis dan Strukturnya?
3. Deskripsikan keunikan fisik
Ketika menulis cerita, definisikan ciri-ciri fisik karaktermu. Jangan sekedar menulis kata cantik, tapi buat pembaca membayangkan karaktermu dengan memberi penjelasan lebih detail tentang kecantikannya. Tambahkan detail seperti mata biru laut atau senyuman sehangat matahari dan kamu juga bisa menambahkan ciri fisik yang beda dari lainnya pada karaktermu. Misalnya warna rambut ombre unik yang dimiliki oleh karaktermu.
4. Perlihatkan karakternya
Biarkan membaca mengetahui watak dan karakter tokohmu dengan memberinya masalah bertubi-tubi dan memperlihatkan cara serta pemikiran untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jangan asal menjelaskan baik atau jahat saja tanpa mengaplikasikannya di cerita. Jika si tokoh diceritakan ceroboh, perlihatkanlah suatu kejadian akibat kecerobohannya.
5. Tonjolkan kelebihan dan kekurangan
Meskipun karakter hanyalah tokoh yang kita ciptakan, pasti akan ada kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya. Sesempurna apapun, pasti akan ada celah yang membuatnya memiliki kekurangan. Ceritakan kelebihan dan kekurangan tokoh dengan detail, namun tidak membosankan sehingga pembaca bisa menelusuri tokohmu dan seakan mengenal karakter buatanmu dengan baik.
Setelah membaca tips di atas, semoga tokohmu tidak monoton lagi, ya!
Baca juga:
