Bernas.id – Perayaan Natal 25 Desember selalu identik dengan pohon cemara. Kurang lengkap rasanya bagi umat kristiani untuk tidak mendekorasi rumahnya dengan pohon Natal. Ada yang menggunakan pohon cemara asli dan ada yang menggunakan pohon Natal plastik yang kemudian dirangkai dengan pernak-pernik seperti lampu kelap-kelip, bintang, tongkat sinterklas dan lain sebagainya. Tak lupa pula meletakkan kado-kado terbungkus rapih di bawah pohon Natal.
Pohon Natal berawal dari kebiasaan orang Jerman dalam mendekorasi rumahnya dengan pohon cemara yang dimulai pada abad ke-16. Saat penduduk Jerman menyebar ke berbagai wilayah termasuk Amerika, mereka pun kerap memasang cemara yang tergolong pohon evergreen untuk dekorasi Natal di dalam rumah. Dari catatan sejarah yang ada, orang Jerman di Pennsylvania Amerika Serikat memajang pohon Natal untuk pertama kalinya pada tahun 1830-an.
Pohon Natal bukanlah suatu keharusan di gereja maupun di rumah, sebab ini hanya merupakan simbol agar kehidupan rohani selalu bertumbuh dan menjadi saksi yang indah bagi orang lain yang bersifat abadi atau ?evergreen?. Pohon Natal (cemara) ini juga melambangkan ?hidup kekal?, sebab pada umumnya di musim salju hampir semua pohon rontok daunnya, kecuali pohon cemara yang selalu hijau daunnya.
Namun, kini pohon Natal tidak harus menggunakan pohon cemara. Sebagai sebuah contoh anti-mainstream ada satu toko buku membuat pohon cemara dari tumpukan buku, ada pula hotel yang membuat pohon Natal dari kulit kerang, sebuah restoran menampilkan pohon Natal dari tumpukan kue, atau sebuah toko sepatu membuat pohon Natal dari ratusan pohon. Yang unik adalah adalah pohon cemara dari petai yang dibuat oleh gereja di Yogyakarta dan banyak lagi contoh unik lainnya.
Nah, Jika Anda berpikir bahwa pohon Natal itu mahal karena harus dengan pohon cemara asli atau plastik, maka Anda dapat belajar dari cerita di atas dengan membuatnya sendiri yang menyerupai pohon cemara dengan bahan kertas bekas, plastik, kayu-kayu bekas dan bahan unik lainnya yang tak terduga, tanpa kehilangan makna Natal dan tentunya murah. Anda dapat merangkai bentuk pohon tersebut dengan prinsip kerucut ke atas seperti pohon cemara. Anda dapat melakukan pekerjaan seru ini dengan keluarga, teman sekolah, kantor atau lingkungan di Gereja Anda.
Selamat Hari Natal 2017 dengan pohon Natal Anda yang unik!
