Bernas.id – Mengalami kekecewaan akibat ditinggalkan oleh seseorang yang kamu harapkan bisa menjadi jodohmu kelak memang sungguh menyakitkan. Lalu, apa efek dari momen tersebut? Tentunya patah hati. Sebagai seseorang yang sedang patah hati, kebanyakan wanita cenderung akan sedih dan kecewa. Mungkin bukan tidak nafsu makan atau menangis sepanjang hari, tapi lebih ke mempertanyakan kualitas diri sendiri. Pertanyaan seperti ?apakah saya tidak pantas?, ?ataukah saya belum siap? mungkin sering muncul. Walaupun jawaban sesungguhnya sangatlah sederhana yaitu “kalian memang ditakdirkan tidak berjodoh”. Titik.
Akan tetapi beberapa wanita kadang juga berpikir, “apa saya kurang dewasa”, “mungkin saya bukan tipenya”, “jangan-jangan ilmu agama saya belum ada apa-apa untuk menjadi istri yang salihah”, hingga pemikiran “sepertinya saya kurang menarik sampai tidak pantas bersanding dengan dia”. Pemikiran-pemikiran seperti itu sah-sah saja, tapi jangan sampai dengan seperti itu membuatmu menyalahkan dan merendahkan diri sendiri. Dear ladies, seorang wanita terdidik dan berakhlak selalu bangga dan menghargai diri sendiri sebagai wujud rasa syukur atas dirinya. Itu harus.
Lalu, bagaimana menyikapi patah hati dengan bijak, sehingga tidak larut terlalu lama dalam kesedihan dan bisa move on dengan cepat?
1. Introspeksi diri
Sibukkan diri dengan melihat kekurangan dan kelebihan dalam dirimu. Pada awalnya, manjakan saja dirimu dengan pertanyaan-pertanyaan negatif yang muncul saat patah hati. Tidak cukup sampai di situ, hal tersebut juga harus dibarengi dengan apa-apa saja hal yang positif dari dirimu. Dengan seperti itu, kamu semakin memahami seperti apa sebenarnya dirimu. Mengenal diri sendiri membuatmu semakin mengerti langkah apa yang harus diambil untuk memperbaiki diri dan apa saja yang patut dipertahankan dalam diri. Hal ini tentunya bisa mendewasakanmu, di mana kamu bisa lebih berpikir dan bertindak secara bijak.
2. Berkarya
Menghasilkan sesuatu yang hebat dan bermanfaat bisa jadi hal utama yang bisa kamu tunjukkan pada semua orang, termasuk kepada yang telah mengecewakanmu. Berkarya adalah balas dendam terbaik setelah ditinggalkan. Suatu balas dendam yang positif. Move on itu bukan perkara melupakan, karena hal itu tidak akan terjadi kecuali kamu amnesia. Move on adalah perkara berpindah. Berpindah dari masa lalu menuju lembar baru kehidupan masa depan yang lebih baik dan bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Semakin banyak hal positif yang bisa dilakukan dalam berpikir, bertindak, hingga berkarya, akan membawamu menjadi manusia yang lebih baik lagi. Dengan begitu kamu akan naik level. Kualitas diri pun semakin baik. Kamu bisa semakin dewasa dan menjadi pribadi yang lebih matang dalam menghadapi segala sesuatunya. Sibukkan diri saja untuk melakukan hal-hal positif, sehingga kamu akan mendapatkan move on yang berkualitas dan dijauhkan dari patah hati. Bisa jadi dengan perubahan diri ke arah yang lebih baik, kamu akan dipertemukan dan dipantaskan dengan seseorang yang lebih baik dari sebelumnya. Percayalah, wanita baik-baik adalah untuk lelaki baik-baik, begitupun sebaliknya. Maka jangan lelah untuk memantaskan diri dengan melakukan hal baik agar mendapatkan yang baik pula.
