Bernas.id – Menjadi mahasiswa angkatan tua atau mahasiswa tingkat akhir merupakan sesuatu yang diinginkan oleh setiap mahasiswa, karena merupakan tahapan akhir perjalanannya sebelum menyelesaikan jenjang pendidikannya. Akan tetapi, semester akhir juga merupakan semester yang paling menegangkan karena akan menguras banyak tenaga dan fikiran. Salah satu hal terbesar yang harus diselesaikan adalah menyelesaikan skripsi.
Terkadang dalam menyusun skripsi kita sering mengalami gagal fokus karena adanya beberapa gangguan, untuk menghindari gagal fokus dalam menyelesaikan skripsi berikut teknik yang harus dikerjakan:
1. Rencanakan Kapan Mau Lulus;
Jika sudah ada perencanaan kapan kita akan lulus maka akan memberikan motivasi yang kuat dalam mengerjakan skripsi tepat pada waktunya. Dengan membayangkan diri memakai toga dan berdiri di depan podium dapat mendorong keinginan untuk mengerjakan skripsi.
2. Bijak Dalam Memilih Topik Skripsi;
Topik yang dipilih betul-betul topik yang disenangi untuk menghindari kebosanan dalam mengerjakan skripsi. Sebaiknya topik yang tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mudah.
3. Jangan Malu Bertanya;
Jika mengalami kesulitan jangan segan-segan untuk menanyakan pada dosen pembimbing atau kepada teman-teman senior. Bimbingan bersama dosen merupakan salah satu fase terpenting dalam pengerjaan skripsi. Dengan diskusi dapat menambah pengetahuan dan terbukalah dengan saran dari teman-teman. Apalagi mereka yang senior karena mereka telah berpengalaman dan pastinya juga pernah mengalami masa-masa sulit dalam penyusunan skripsi dan mereka berhasil melewatinya.
4. Jangan menunda-nunda waktu;
Terkadang menunda merupakan candu. Kebiasaan menunda-nunda waktu akan menyebabkan penyelesaian skripsi menjadi terhambat, kita harus fokus dengan skripsi yang sedang kita kerjakan agar dapat selesai tepat waktunya. Karena menunda skripsi berarti menunda kelulusan dan tentu saja juga menunda kesuksesan serta menunda kita medapatkan peluang bekerja.
5. Perlakukan Skripsi Seperti Pacar Sendiri;
Memperlakukan skripsi sebagai pacar mungkin terdengar aneh. Tapi memperlakukannya bukan berarti menduakan pacar. Sama halnya dengan pacar, skripsi butuh perhatian yang khusus dan tidak ingin diduakan dengan kegiatan-kegiatan lain. Jadi, kita harus mencintai skripsi agar kita tidak pernah bosan mengerjakannya. Tidak perlu khawatir dengan kekasihnya. Karena menduakannya dengan skripsi tidak akan membuatnya menjadi cemburu dan pasti dia juga akan memberikan dukungan dan motivasi supaya penyusunan skripsi berjalan lancar.
6. Memiliki Mental Baja.
Memiliki kesiapan dan keberanian untuk melakukan seminar. Dengan mental yang kuat kita akan mampu melewatinya. Jangan pernah takut untuk menerima kritikan karena tak ada skripsi yang tidak dikritik dan dikoreksi. Jadikanlah kritikan dan koreksi tersebut sebagai bahan untuk memperbaiki skripsi dan bekal untuk maju ke ujian. Tanamkan dalam diri bahwa skripsi adalah kendaraan untuk menjembut gelar sarjana yang telah kita perjuangkan selama beberapa tahun, dan merupakan pintu untuk memasuki gerbang kesuksesan.
Demikianlah beberapa tehnik dalam menghadapi skripsi semoga bermanfaat dan jangan sampai gagal fokus dalam penyusunan skripsi.
