Bernas.id – Menikah merupakan suatu proyek kolaborasi terbesar dikarenakan waktunya yang sangat panjang, yaitu mulai dari hari pertama menikah hingga akhir hayat seseorang. Proyek kolaborasi ini tentunya akan selalu berjalan sepanjang sisa usia. Dengan panjangnya waktu ini, menjadikan menikah sebagai pilihan yang mempunyai sangat banyak pertimbangan, sebelum pada akhirnya benar-benar memutuskan untuk menikah. Sebelumnya pun seseorang harus merasa yakin terlebih dahulu terhadap siapa partner yang tepat untuk menjalani kolaborasi seumur hidup ini.
Partner yang tepat akan mempengaruhi kehidupan pasca menikah. Hal ini merupakan hal paling penting dalam mengawali rumah tangga dan menjalaninya setiap hari hingga masa mendatang. Dengan memiliki partner yang tepat, nantinya akan membuat pernikahan menjadi suatu kolaborasi yang hebat dan sukses. Oleh sebab itu, sebelum menikah, seseorang memang harus mengenal visi dan misi hidupnya yang akan dijalani bersama pasangannya kelak. Selain itu, harus mengetahui pula bagaimana cara mencapainya dengan partner yang telah dipilih.
Kolaborasi yang dinilai hebat dan sukses adalah ketika dalam menjalaninya, pasangan mau saling berusaha untuk meraih hasil yang bermanfaat bagi kelangsungan rumah tangga keduanya. Hal ini mencakup banyak aspek, di antaranya adalah pengetahuan agama, pengembangan bisnis, dan merawat anak.
Dalam menjalankan kolaborasi seumur hidupnya, pasangan suami istri harus paham bagaimana cara menjalani rumah tangga dengan baik. Berikut adalah tiga hal sederhana yang harus dimiliki oleh suami maupun istri sebagai dasar menjalani rumah tangga.
1. Saling Percaya
Sudah menjadi hal yang pasti bahwa suatu hubungan harus dilandasi oleh rasa saling percaya. Untuk menjalani kehidupan pernikahan, saling percaya tidak hanya sebatas percaya terhadap pasangan atas hal-hal yang harus atau tidak dilakukan. Saling percaya juga mengharuskan pasangan untuk meyakini bahwa dengan bekerjasama akan menghasilkan kebaikan. Pasangan harus percaya bahwa yang dijalani bersama akan selalu membuahkan hasil yang baik dan penuh berkah.
2. Mau belajar
Untuk menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan yang muncul di kehidupan berumah tangga, sudah menjadi kewajiban suami istri untuk menyelesaikannya bersama-sama. Kewajiban itu bukan semata hanya untuk suami, maupun istri, tetapi untuk keduanya. Pasangan suami istri harus sama-sama mau untuk terus belajar, sehingga dapat saling menguatkan dan membantu di setiap langkah yang dijalani. Menjalani rumah tangga pada dasarnya adalah untuk selalu berproses bersama.
3. Mampu bersabar
Perjalanan kehidupan pernikahan tentunya tidak selalu berjalan mulus. Banyak hambatan dan ujian yang akan dihadapi di kemudian hari. Pernikahan ibarat laut, memiliki arus yang tenang, tetapi dalam dan ketika badai datang dapat membuat tenggelam. Berkolaborasi menjalani rumah tangga sungguh membutuhkan kesabaran yang besar dari masing-masing suami istri dalam menghadapi setiap badai yang datang. Kemampuan untuk bersabar dalam menjalani rumah tangga merupakan salah satu pondasi utama untuk dapat menjalani kolaborasi ini dengan baik hingga masa mendatang.
Kolaborasi seumur hidup dalam pernikahan memang membutuhkan banyak persiapan dan terdapat berbagai risiko yang besar di dalamnya. Namun, dengan lebih memahami dan mau melakukan hal-hal seperti poin di atas akan membuat perjalanan rumah tangga menjadi lebih berwarna dan bermakna. Setiap orang harus mencari cara untuk menikmati hubungannya dan tetap bertahan meskipun badai akan selalu menghampiri di hari mendatang.
