Bernas.id ? Tamu tak diundang tengah menyerbu Jepang. Hari Senin (27/11/2017) waktu setempat, patroli laut Jepang menemukan sebuah kapal kecil berisi delapan orang mayat di pesisir Prefektur Akita. Seluruh mayat yang ditemukan berada dalam kondisi setengah membusuk.
Tidak diketahui asal dari kapal tersebut karena kapal yang sama tidak mengibarkan bendera negara asalnya. Namun kapal tersebut diduga kuat berasal dari Korea Utara (Korut) karena kondisinya serupa dengan kapal-kapal nelayan asal Korut. Salah satu mayat juga ditemukan memegang selembar uang senilai 1.000 won Korut.
Kapal itu sendiri sebenarnya sudah terpantau oleh patroli laut Jepang sejak hari Sabtu. Namun karena kondisi laut sedang tidak bersahabat, mereka baru bisa mendekati kapal misterius tersebut dua hari sesudahnya.
Jika kapal yang bersangkutan memang berasal dari Korut, maka kapal tersebut merupakan kapal kesekian yang sudah memasuki perairan Jepang. Pekan lalu, patroli laut Jepang menyelamatkan 8 nelayan cumi-cumi asal Korut.
Sepekan sebelumnya, patroli laut Jepang menyelamatkan 3 nelayan Korut setelah kapal yang mereka naiki terbalik di perairan utara Jepang. Tidak lama kemudian, patroli laut Jepang menemukan 10 mayat nelayan lain yang diperkirakan berasal dari kapal yang sama.
Tidak diketahui apakah kapal-kapal nelayan Korut yang ditemukan di Jepang aslinya berniat melarikan diri, atau sekedar terseret arus dan tidak bisa kembali akibat kurang layaknya kualitas kapal mereka.
Kian banyaknya kapal asal Korut yang memasuki perairan Jepang lantas ditanggapi oleh otoritas Jepang dengan memperketat patroli di laut. Mereka juga menganjurkan nelayan dan warga lokal untuk segera melapor jika menemukan adanya kapal yang mencurigakan.
