Bernas.id – Hijab menjadi fashion yang kian digemari dari waktu ke waktu. Tidak seperti dulu, kebebasan memakai tudung kepala dihentak oleh banyak orang. Bahkan, disebutkan oleh Dr. Yo Nonaka, peneliti budaya dari Universitas Keio, Jepang dalam islamindonesia.id, penggunaan hijab sempat diancam di era Soeharto. Itulah yang terjadi 20 tahun yang lalu. Satu kelas SMA hanya ditemukan dua orang putri yang menggunakan hijab. Sekarang, ternyata lebih dari 50% menggunakan hijab.
Didukung oleh kecepatan peminat di dunia fashion, tampaknya perlu diluruskan kembali niat para muslimah yang berhijab. Sebab, dunia kebebasan melalui era globalisasi juga mengancam niat para muslimah yang ingin menutupi aurat sekaligus mengubah diri menjadi muslimah yang lurus.
Oleh karena itu, dibutuhkan niat yang kuat dan tips-tips agar muslimah tetap istiqomah dalam berhijab:
1. Memahami Al-Qur?an Surat Al-Ahzab ayat 59 dan Membulatkan Niat Terhadapnya
Perintah Allah pada Nabi yang secara otomatis diteruskan umatnya bunyinya seperti ini:
?Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, ?Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.? Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.? (Qs. Al-Ahzaab: 59)
Lihatlah, bahwa Sang Pencipta dan Sang Maha Hidup yang menyuruh semua muslimah untuk berhijab. Bukan saya, bukan ustadz. Kami hanya mengingatkan, mengajak kepada kebaikan agar kita semua bisa bersenang-senang di surga-Nya.
Kalau itu perintah bos (selagi baik), tentu akan langsung dikerjakan bukan? Apalagi berhijab ini adalah perintah Allah, harus langsung dikerjakan.
2. Mengusahakan Mencari Ilmu Keislaman
Pada dasarnya, perintah hijab digunakan untuk kebaikan muslimah sendiri. Seperti perhiasan yang harus dijaga dalam peti besi, begitu pula muslimah. Harus dijaga rapat. Kuncinya, tentu harus dilapisi dengan banyak lapisan. Kalau perlu 2,3,4,dan seterusnya.
Berhijab, itu adalah contoh lapisan pertamanya. Untuk lapisan kedua dan seterusnya, kebalkan diri dengan ilmu-ilmu islam. Semakin mengenal Islam, semakin kebal iman muslimah itu. Semakin cinta dengan Islam pula. Islam begitu memuliakan wanita.
3. Mendaftarkan Diri di Komunitas Islam dan Pembangun Jiwa
Dalam komunitas, selalu ada founder-nya. Cari tahu komunitas itu, siapa orang di baliknya, visi misinya, ustadz yang menjadi pembimbingnya, serta seluk beluk mengenai komunitas itu.
Jika dirasa komunitas tersebut diisi dengan konten yang benar, atau dibawakan oleh ustad berilmu dari Timur Tengah bisa langsung mempelajari ajaran Baginda Nabi SAW, ikut kegiatan komunitas dan aktif di dalamnya.
Menyibukkan diri untuk mencari ilmu dan mengikuti komunitas akan membuat semangat islam semakin menggelora. Ketika semangat itu berkobar, tak sedikitpun terbesit di dalam diri untuk melepas hijab yang menjadi identitas muslimah ini.
Tiga tips ini semoga menjadikan muslimah berhijab lebih istiqomah menjalaninya. Suatu kebaikan akan dipandang buruk oleh setan. Jadi, berhati-hatilah terhadap segala bisikan dan gangguan. Seperti ungkapan singkat mengatakan, ?keep beauty, keep syar?i?.
