Bernas.id ? Jika ada peribahasa ?ada gula ada semut?, maka tidak salah rasanya jika Donald Trump diilustrasikan sebagai gula. Pasalnya ke manapun presiden Amerika Serikat (AS) tersebut pergi, selalu ada cerita yang bakal senantiasa menarik perhatian publik.
Pekan lalu, Trump melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang. Di tengah-tengah kunjungannya tersebut, Trump bersama Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sempat menyantap hamburger buatan sebuah toko makanan kecil bernama Munch yang terletak di ibukota Tokyo.
Tak dinyana, burger yang dimakan Trump tersebut ternyata begitu menarik perhatian publik. Mereka rela mengantri panjang di depan Munch's Burger hanya agar bisa menyantap hidangan yang rasanya mirip dengan hidangan presiden baru AS tersebut.
Haruyuki Sano adalah salah satunya, Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai pembuat kue tersebut mengaku sengaja menempuh perjalanan jauh selama satu setengah jam hanya untuk mengetahui seperti apa rasanya makanan yang pernah disantap oleh Trump.
?Rasanya enak, seperti steak,? kata Sano saat mengomentari burger yang dimakannya. Ia kemudian menambahkan kalau secara pribadi ia mengagumi Trump karena menempatkan kepentingan nasional terlebih dahulu di tengah maraknya globalisasi. Menurut Sano, Jepang seharusnya meniru langkah yang diambil oleh Trump.
Pengelola Munch's Burger sendiri sadar akan peluang bisnis yang tercipta akan dampak kunjungan Trump. Ia pun merilis paket menu baru yang bernama ?President Trump Set? dengan harga 1.400 yen (166.600 rupiah).
Menurut pengakuan Yutaka Yanagisawa selaku koki merangkap pemilik Munch's Burger, menu tersebut sekarang menjadi menu yang paling laku di restorannya. Ia juga mengaku sempat disalami langsung oleh Trump yang menyukai hidangan buatannya. ?Saya merasa sangat terhormat,? kata Yanagisawa.
