Bernas.id – Air sangat penting bagi kesehatan tubuh kita. Tujuh puluh persen dari berat tubuh terdiri dari air. Air berfungsi sebagai pengangkut bahan makanan yang akan dibentuk menjadi sel-sel hidup yang diperlukan tubuh dan mengangkut sel-sel mati ketempat pembuangannya. Mengingat pentingnya fungsi air dalam tubuh, maka kecukupan air dalam tubuh kita harus tetap terjaga agak tidak berkurang. Jumlah air yang kita berikan ke tubuh minimal 2 liter atau kurang lebih 8 gelas per hari. Kekurangan cairan dalam tubuh akan menyebabkan keseimbangan kerja organ-organ tubuh terganggu dan penumpukan racun dalam tubuh akan meningkat sehingga memacu munculnya berbagai penyakit.
Jika ingin memperoleh kesehatan maksimal, minum harus disesuaikan dengan alur yang tepat. Banyaknya air dan waktu untuk mengonsumsi air harus sesuai dengan karakter tubuh dan karakter air itu sendiri. Kebanyakan kita tidak mengetahui kapan waktu yang tepat untuk minum. Kebiasaan minum saat makan dan sesudah makan tidaklah baik. Karena makanan yang kita kunyah dalam mulut bercampur dengan air liur yang memiliki kandungan enzim amilase yang berfungsi memudahkan penghancuran makanan dalam proses pengunyahan dan dan membantu menyempurnaan pengolahan makanan didalam lambung.
Jadi, ketika kita minum saat atau sesudah makan, air yang kita minum akan memisahkan makanan yang sudah bercampur dengan enzim tadi. Sehingga proses pengolahan makan akan terganggu dan tidak sempurna. Apabila proses pengolahan makanan tidak sempurna, maka nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh menjadi tidak maksimal. Pembuangan sisa olahan tubuh pun terhambat yang pada akhirnya akan menyebabkan banyak gejala penyakit yang muncul, seperti perut kembung dan konstipasi.
Kapan sebaiknya kita minum?
minum yang baik adalah sebaiknya dilakukan 2 jam sebelum atau sesudah makan atau diantara waktu makan seperti antara makan pagi dan siang dan antara makan siang dan malam. Jadi ketika makan atau sesudah makan, kita hanya boleh minum paling banyak setengah gelas. Dan biasakan untuk berkumur dulu sebelum ditelan agar air tadi bercampur dengan enzim dalam mulut. Namun, akan lebih baik lagi, jika kita tidak minum saat makan dan tidak minum sesudah makan.
Jadi, waktu minum yang baik adalah saat bangun tidur 2 gelas, setiap 2 jam sebelum makan, setiap 2 jam sesudah makan dan 2 jam sebelum tidur.
Mengapa minum menjelang tidur tidak baik?
Apabila kita minum saat menjelang tidur maka akan membuat istirahat ginjal menjadi terganggu. Banyaknya air yang masuk ke dalam tubuh kita pada malam hari akan memaksa kerja ginjal. Karena seharusnya ginjal tersebut sudah beristirahat dari rutinitas kerja ginjal yang melelahkan pada siang hari.
