Bernas.id – Fresh graduate, gelar yang diberikan kepada mahasiswa/mahasiswi yang baru saja lulus. Lulusan yang benar-benar masih fresh dengan pengetahuan yang diperoleh selama 4 tahun. Perjuangan fresh graduate baru saja dimulai, mereka harus menerapkan ilmu yang telah mereka dapatkan dari bangku pergurun tinggi untuk membentuk karakter peserta didik yang sangat bragam.
Terjun dalam dunia pendidikan tidaklah semudah yang dibayangkan dengan iming-iming gaji yang berlipat. Permasalahan setiap hari akan ada dalam mengajar dan jika tidak segera diselesaikan akan menjadi momok yang menakutkan dan kutukan bagi anak-anak. Fresh graduate akan mengalami hal ini, tanpa pengalaman namun penuh dengan pengetahuan. Menerapkan pengetahuan untuk mendapatkan pengalaman. Namun yang menjadi pertanyaan pengetahuan mana yang harus diterapkan bagi fresh graduate untuk menjadi pendidik?
Sebuah tanda tanya besar, ilmu selama 4 tahun yang dimasukkan dalam memori jangka panjang mahasiswa kini dibutuhkan, namun mana yang harus dipanggil dan digunakan?
Sekedar saran untuk guru muda, inilah ilmu yang harus Anda panggil dalam memori Anda. Kelola kelas Anda, bukan murid Anda. Jangan mengejar target kurikulum yang mengharuskan materi untuk dihabiskan, ups maaf diajarkan pada siswa tanpa mempedulikan siswa bisa atau tidak. Pastikan siswa paham dengan apa yang Anda ajarkan.
Anda adalah penguasa dalam kelas, jika Anda mengelola kelas dengan baik maka mau tidak mau anak yang ada dalam kelas akan merasa aman untuk Anda pimpin dan Anda arahkan. Pikiran mereka akan tertanam bahwa Anda mampu dan benar-benar serius dalan mengajak anak-anak untuk mengembangkan potensi, minat dan bakat mereka.
Sekali lagi, jangan mengejar target kurikulum tanpa mempedulikan siswa bisa atau tidak, anak-anak harus kita ajarkan untuk menjadi pandai dalam setiap tahapannya, yang penting anak-anak mencapai kompetensi dalam jenjang kelasnya. Hal seperti itu sangat memuaskan bagi seorang guru, bukan?
