Bernas.id ? Bagi banyak orang, makan di tempat umum semisal rumah makan adalah solusi paling mudah untuk mengatasi lapar tanpa harus menyiapkan makanan sendiri. Namun makan di rumah makan juga memiliki sisi negatifnya sendiri. Misalnya harus tahan dengan suara yang ditimbulkan oleh pengunjung lain.
Hal itulah yang lazim terjadi di rumah-rumah makan Jepang. Pengunjung di rumah makan Jepang memiliki kebiasaan untuk makan mie sambil menyeruputnya. Oleh orang Jepang sendiri, kebiasaan tersebut dianggap sebagai cara untuk mengekspresikan rasa puas akan makanannya. Namun tidak demikian halnya bagi orang asing yang menganggap hal tersebut terkesan kurang sopan dan menjijikan.
Masalah tersebut lantas menarik perhatian sebuah perusahaan Nissin yang berbasis di Jepang. Untuk memberikan solusi kepada mereka yang terganggu oleh suara seruput, Nissin meluncurkan garpu khusus yang bagian gagangnya berukuran lebih besar dibandingkan garpu kebanyakan.
Ada alasan khusus mengapa garpu buatan Nissin ini memiliki bentuk demikian. Garpu tersebut dilengkapi dengan semacam detektor suara mini. Ketika garpu mendeteksi suara seruput, garpu akan menghubungi ponsel pemilik garpu dan memainkan suara air mengalir. Suara tersebut diharapkan bisa menyamarkan suara seruput tadi sehingga orang yang sensitif menjadi tidak terganggu.
Garpu ini sendiri baru bersifat produk perkenalan dan baru akan dijual jika pihak Nissin menerima setidaknya 5 ribu pesanan hingga bulan Desember. Mereka yang tertarik untuk memiliki garpu ini bisa memesannya dengan biaya 14.800 yen (1,7 juta rupiah).
