Bernas.id ? Perang geng di Meksiko bukan hanya mengambil tempat di jalanan. Bahkan, rumah sakit pun tidak luput ikut menjadi medan perang antar anggota geng. Associated Press mengabarkan kalau seorang ketua geng ditembak mati ketika sedang berada di rumah sakit pada akhir Oktober lalu.
Ketua geng yang menjadi korban pembunuhan tersebut diketahui bernama Jesus Martin. Selain dirinya, satu orang wanita dan dua orang pria juga turut meregang nyawa. Menurut jaksa negara bagian Puebla, pelaku pembunuhan ini diduga adalah anggota geng Martin sendiri.
Martin sendiri diketahui berada di rumah sakit karena dirinya sedang menjalani operasi plastik untuk menyamarkan identitasnya. Ia juga meminta kepada dokter supaya sidik jarinya dihilangkan. Sekarang polisi tengah menginterogasi dokter di rumah sakit tersebut untuk mencari tahu apakah dia bersekongkol dengan pelaku pembunuhan.
Pembunuhan ini terjadi ketika konflik antar geng pencuri bahan bakar minyak (BBM) tengah marak terjadi. Selama sepekan terakhir, setidaknya 16 orang anggota geng tewas karena terlibat konflik memperebutkan lahan pencurian BBM.
Setiap harinya rata-rata ada 28 kasus pencurian BBM ilegal dari pipa-pipa penyalur minyak di seantero Meksiko. Kian gencarnya operasi yang dilakukan polisi menyebabkan ruang gerak geng pencuri BBM menjadi semakin terbatas. Akibatnya mereka kian sering terlibat konflik memperebutkan lahan pencurian yang masih tersisa.
